HUBUNGAN PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA DENGAN REHABILITASI PENDERITA SCHIZOFRENIA DI RUMAH DI KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN 2010. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA DENGAN REHABILITASI PENDERITA SCHIZOFRENIA DI RUMAH DI KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN 2010.


Pengarang

Marnita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101060025

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gangguan jiwa schizophrenia merupakan gangguan jiwa yang umum menyerang individu pada masa produktif dengan peningkatan insidensi setiap tahun. Penyembuhan schizophrenia dipengaruhi banyak hal diantaranya peranan keluarga dalam proses rehabilitasi penderita di rumah. Namun kenyataannya masih banyak keluarga yang tidak menjalankan tugas kesehatan dengan baik sehingga terjadi perlambatan proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga dengan Rehab ilitasi Penderita Schizofrenia di Rumah di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar . Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil dengan cara total populasi berjumlah 73 orang. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal I5
Oktober s/d 19 Oktober 2010 di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta BaroKabupaten Aceh Besar. Alat pengum pul data berupa kuesioner dalam bentuk angket yang terdiri atas 3 bagian, yaitu : bagian A mcrupakan data demografi, bagian B merupakan pernyataan variabel independen dan bagian C merupakan pernyataan untuk variabel dependen. Berdasarkan hasil analisa data secara univariat menunjukkan scbagian besar kemampuan keluarga berada pada kategori kurang yaitu mengenal masalah keschatan (59%), mengambil keputusan untuk tindakan kesehatan yang tepat (52%), memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit (60%), mempertahankan suasana di rumah yang menguntungkan untuk kesehatan (53%),dan memanfaatkan fasilitas keschatan yang terdapat di lingkungan sekitar tempat tinggal (64%). Sedangkan hasil analisa bivariat menggunakan Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan antara kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan (p-value 0,314), mengambil keputusan untuk tindakan kesehatan yang tcpat (p-value 1,000), memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit (p-value 0,445), mempertahankan suasana di rumah yang menguntungkan untuk kesehatan (p-value 0,926), dan memafnaatkan fasilitas kesehatan yang terdapat di lingkungan sekitar tempat tinggal (p-value
0,613) dengan rehabilitasi penderita schizofrenia di rumah. Penulis menyarankan
agar Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Aceh Besar khususnya Kuta
Baro mendukung kcluarga menjalankan tugas keschatan terhadap penderita
schizofrenia selama masa rehabilitasi.

Kata kunci : Schizophrenia, Tugas Kesehatan Keluarga, Rehabilitasi. Sumber bacaan : 15 buku (1992-2007)
20 artikel internet (2001-2009)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK