<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116996">
 <titleInfo>
  <title>UJI KEKASARAN  PERMUKAAN  RESIN AKRILIK HEAT CURED SETELAH  PERENDAMAN  DALAM REBUSAN DAUN SIRIH (PIPERBETLELINN)  25%)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sukia Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resin   akrilik   heal  cured  adalah   resin   polimetil    metakrilat    yang   paling   sering digunakan   sebagai   basis  gigi tiruan.   Pada  pemakaian   gigi tiruan diperlukan   larutan pembersih    gigi   tiruan   untuk   mengurangi    kolonisasi    mikroorganisme.     Salah   satu pembersih   gigi  tiruan alami  yaitu  air rebusan  daun  sirih  25%    diketahui   berkhasiat sebagai   antiseptik,    anti  jamur    dan   desinfektan.    Resin   akrilik   mempunyai    daya absorpsi  terhadap  larutan, yang dapat  menyebabkan   kekasaran  permukaan   pada  resin akrilik  heat cured. Penelitian   ini bertujuan  untuk  mengetahui   kekasaran   permukaan resin   akrilik    heal  cured  setelah    perendaman    dalam    rebusan    daun   sirih   25%. Penelitian    ini   meoggunakan    5  spesimen   resin   akrilik   heat  cured  QC-20   dengan ukuran l0 x  l0 x  2 mm. Spesimen  tersebut  direndam  dalam  aquades  selama 24 jam dan  direndam   dalam  rebusan   daun  sirih  25%  selam   5  hari  yang  mensimulasikan pemakaian  selama  satu  tahun.  Pengukuran   kekasaran  permukaan   dilakukan   sebelum dan sesudah   perendaman   dalam  rebusan  daun  sirih  25%  dengan  menggunakan    alat Atomic Force Microscopy (AFM).  Data  yang  diperoleh   kemudian   dianalisis   dengan menggunakan    analisis  uji  paired  t-test.  Hasil   penelitian    ini  menunjukkan    bahwa adanya  perbedaan  yang  signifikan  (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116996</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-14 11:40:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-14 11:40:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>