MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA (PROGRAMME FOR INTERNATIONAL STUDENT ASSESSMENT) DI SMP NEGERI 18 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2013/2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MISKONSEPSI SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA (PROGRAMME FOR INTERNATIONAL STUDENT ASSESSMENT) DI SMP NEGERI 18 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2013/2014


Pengarang

Manisha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006103020105

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata kunci: Konsep, Miskonsepsi, PISA
PISA merupakan suatu studi bertaraf internasional yang mengkaji kemampuan literasi siswa usia 15 tahun yang diikuti oleh beberapa negara peserta, termasuk Indonesia. Namun sejauh ini prestasi Indonesia masih memprihatinkan, hal ini dikarenakan siswa di Indonesia belum terbiasa menyelesaikan soal dengan karakteristik seperti soal PISA sehingga menimbulkan miskonsepsi ketika menyelesaikan soal tersebut. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang dilakukan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal PISA di SMP Negeri 18 Banda Aceh pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2013/2014. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII yang dipilih secara acak sebanyak 3 siswa dari tiap-tiap kelas dan keseluruhannya berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes tertulis berbentuk uraian yang diambil dari soal PISA sebanyak 4 soal dan setiap soal mewakili konten yang berbeda, kemudian dilanjutkan dengan wawancara terhadap 4 siswa yang mengalami miskonsepsi. Adapun dari hasil analisis tes dan wawancara didapatkan miskonsepsi pada setiap konten, pada konten perubahan dan hubungan terlihat bahwa siswa mengalami miskonsepsi tentang perubahan satuan waktu dan kecepatan maksimum, pada konten ruang dan bentuk terlihat bahwa siswa mengalami miskonsepsi tentang penulisan rumus phytagoras dan jumlah sudut suatu segitiga, pada konten kuantitas terlihat bahwa siswa mengalami miskonsepsi tentang penulisan persamaan dan pemfaktoran aljabar, pada konten ketidakpastian dan data terlihat bahwa siswa mengalami miskonsepsi tentang nilai suatu barang yaitu ketika menyatakan nilai maksimum dan miminum dari barang tersebut, serta terdapat ketidaksesuaian antara jawaban siswa dengan keterangan pada soal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masih terdapat banyak siswa yang mengalami miskonsepsi dalam menyelesaikan soal PISA, sehingga diperlukan perhatian lebih dari pihak guru dalam mengajar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK