<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116987">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH WAKTU PENYINARAN TERHADAP KEKUATAN DIAMETRAL KOMPOSIT  NANO PARTIKEL  KEDOKTERAN  GIGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Silvia Triskavaleni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bahan restoratif sewarna  gigi telah banyak digunakan untuk memenuhi estetik dalam praktek kedokteran gigi, salah satunya adalah komposit resin. Klasifikasi komposit  resin  yang  diperkenalkan  oleh  Lutz  dan  Philips  yaitu  berdasarkan ukuran partikel filer yang terdiri dari makrofiler, mikrofiler, dan komposit hibrida. Material komposit resin diproduksi dalam bentuk pasta sehingga untuk mendapatkan pengerasan  dan perlekatan antara  komposit dan gigi  diperlukan suatu reaksi polimerisasi. Polimerisasi yang optimal merupakan  faktor penting untuk memperoleh sifat fisik dan mekanik serta performa klinis yang optimal. Waktu  penyinaran untuk polimerisasi komposit resin sanger bervariesi, tergantung pada jenis sumber sinar yang digunakan dan  umumnya dalam rentang waktu 20 -  40 detik. Saat ini telah dikembangkan suatu jenis  komposit dengan ukuran  nano yang dikenal dengan komposit nano partikel. Tujuan dati penelitian  ini adalah untuk   memperoleh  informasi  mengenai   pengaruh  waktu  penyinaran  terhadap kekuatan  diametral komposit nano partikel dalam kedokteran gigi. Jenis penelitian ini bersifat  eksperimental  laboratories. Jumlah  spesimen  dalam  penelitian  ini adalah  20  spesimen  yang  terbagi  dalam  2  kelompok,  dengan  lama  waktu penyinaran selama 20 detik dan 40 detik menggunakan LED dengan intensitas cahaya 400 mW/cm2.  Kekuatan diametral komposit resin diuji menggunakan alat Universal testing machine (UTM) / mechanical tester dengan beban 250 Kgf dan kecepatan   uji    1   mm/menit    Data   hasil   penelitian   kemudian   dianalisis menggunakan  Independent  Sample  Tstest, Hasil  penelitian  ini  menunjukkan bahwa   nilai  rata-rata  diametral  tesile  strength   (DTS)  yang  didapat   pada penyinaran 20 detik adalah 28,86 MPa, dan nilai rata-rata DTS yang didapat  pada penyinaran 40 detik  adalah 29,62 MPa . Berdasarkan hasil data statistik   dapat disimpulkan  bahwa tidak  ada   pengaruh  waktu  penyinaran  terhadap  kekuatan diametral  komposit nano partikel.&#13;
&#13;
Kata kunci   :   Komposit nano partikeL, Waktu penyinaran,  Kekuatan tarik diametral (DTS)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-14 11:14:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-14 11:14:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>