<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116976">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN  KEBOCORAN MIKRO  ANTARA BASIS GIC CONVENTIONAL DAN RMGIC PADA  RESTORASI RESIN  KOMPOSIT NANOFILLER DENGAN TEKNIK SANDWICH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Citra Feriana putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Glass  lonomer   Cement   (GIC)  Conventional  dan  Resin  Modified Glass  lonomer Cement   (RMGIC)  merupakan  material  kedokteran  gigi   yang sering  digunakan sebagai  basis pada restorasi  resin  komposit.  Penggunaan basis di  bawah restorasi resin komposit dikenal dengan teknik  sandwich.  Restorasi dengan menggunakan teknik sandwich dapat  mengurangi terjadinya kebocoran mikro pada restorasi resin komposit.   Tujuan   dari   penelitian    ini   adalah untuk   mengetahui    perbandingan kebocoran mikro antara basis GIC Conventional dan RMGIC  pada restorasi resin komposit nanofiller  dengan  teknik  sandwich.   Penelitian ini  menggunakan 20 spesimen gigi  premolar dengan kavitas klas 1 kemudian diresto rasi dengan teknik sandwich,  lalu dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Kelompok A adalah teknik sandwich yang menggunakan  resin  komposit   nanofller dengan  basis GIC Conventional dan  kelompok B adalah   teknik sandwich  yang menggunakan resin komposit nanofiller dengan basis RMGIC. Seluruh spesimen direndam dalam larutan pewarna biru  metilen selama  24  jam  kemudian    dilakukan pengamatan untuk pengukuran    skor kebocoran mikro dengan menggunakan  stereomikroskop.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa basis  GIC  Conventional   memiliki  rerata  skor kebocoran mikro sebesar 0,20 ± 0,422 dan basis RMGIC 0,00 ± 0,00.  Sedangkan hasil    penelitian  pada   teknik    sandwich  kelompok  A   (nanofiller   dan  GIC Conventional)  menunjukkan rerata  skor kebocoran mikro sebesar 0,60±0,843 dan kelompok  B (nanofiller  dan RMGIC)  sebesar   0,3010,483. Hasil uji  statistik  non parametrik Mann Whitney antara basis GIC Conventional dan RMGIC serta antara kelompok A dan B menunjukkan perbedaan   yang tidak bermakna  (p &gt; 0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa terdapat perbedaan  kebocoran mikro  yang tidak bermakna pada kelompok teknik sandwich dengan basis GIC Conventional dan basis RMGIC.&#13;
&#13;
Kata Kunei:    teknik    sandwich,   GIC   conventional,   RMGIC,   resin  komposit&#13;
nanofiller, kebocoranmikro&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116976</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-14 10:36:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-14 10:36:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>