HUBUNGAN KARAKTERISTIK WANITA USIA PRODUKTIF DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DI DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2008. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KARAKTERISTIK WANITA USIA PRODUKTIF DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DI DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2008.


Pengarang

Linda Afriana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0307101020024

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

618.172

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Karakteristik wanita usia produktif terdiri dari umur, pendidikan, pendapatan, pekerjaan dan status perkawinan. Karakteristik ini dapat mempengaruhi kepekaan yang berbeda terhadap gejala-gejala premenstrual syndrome (PMS). Premenstrual syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala yang terjadi beberapa hari sebelum menstruasi dan menghilang dengan keluarnya darah menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik wanita usia produktif dengan Premenstrual Syndrome (PMS) di desa Limpok kecamatan Darussalam Aceh Besar. Desain penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study dan menggunakan teknik pengambilan sampel sistem random sampling. Pengumpulan data dilak:ukan dari tanggal 24 s/d 30 Maret 2008 di desa Limpok kecamatan Darussalam Aceh Besar terhadap 68 responden wanita usia produktif. Alat pengumpulan data berupa kuesioner yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian A berupa karakteristik wanita usia produktif dan bagian B berupa gejala-gejala Premenstrual Syndrome (PMS). Lembar kuesioner disusun dalam bentuk skala likert. Pengolahan data dilakukan menggunakan uji chi• square secara manual. Berdasarkan hasil penelitian terhadap variabel independen yaitu karakteristik wanita usia produktif diperoleh hasil umur berada dalam kategori dewasa awal sebanyak 33 orang (48,53%), pendidikan berada dalam kategori menengah sebanyak 34 orang (50%), pendapatan berada dalam kategori rendah sebanyak 31 orang (45,59%), responden berada dalam kategori tidak bekerja sebanyak 53 orang (77,94%) dan dari status perkawinan terdapat 34 orang (50%) dalam kategori kawin dan 34 orang (50%) belum kawin. Gambaran variabel independen tingkat gejala premenstrual syndrome (PMS) diperoleh hasil dalam kategori sedang yaitu 28 orang (41,18%). Dari pengolahan data, maka kesimpulan penelitian diperolah hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendapatan dan pekerjaan wanita usia produktif dengan Premenstrual Syndrome (PMS) serta tidak ada hubungan yang bermakna antara umur, tingkat pendidikan dan status perkawinan dengan Premenstrual Syndrome (PMS) di desa Limpok kecamatan Darussalam Aceh Besar tahun 2008. Peneliti mengharapkan bagi perawat agar dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap tentang Premenstrual Syndrome (PMS). Peneliti juga menyarankan untuk peneliti selanjutnya agar mengkaji pengetahuan wanita usia produktif tentang Premenstrual Syndrome (PMS).

Kata kunci Karakteristik wanita usia produktif, umur, pendidikan, pendapatan. pekerjaan. status perkawinan, premenstrual syndrome (PMS).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK