FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU PENCEGAHAN LNFEKSI POST OPERASI PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT BEDAH RUMAH RN SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2008. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRILAKU PENCEGAHAN LNFEKSI POST OPERASI PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT BEDAH RUMAH RN SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2008.


Pengarang

Sulaiman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0371120094

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prilaku seseorang dipengaruhi oleh 22 (dua) faktor aitu faktor internal dan eksternal Faktor internal atau faktor yang berasal dari dalam diri sescorang meliputi tingkat perkembangan tumur), pendidikan, pcngetahuan, pcngalaman masa lalu, sikap. persepsi, emosi dan spiritual. Sedangkan faktor cksternal atau faktor yang berasal dart luar individu meliputi keadaan keluarga. sosial ekonomi dan budaya atau kebiasaan. Pencegahan infeksi luka dapat dilakukan dengan cara mengisolasikan sumber infeksi potensial, membersihkan dan melakukan desinfeksi secara efektif terhadap lingkungan fisik, perawat dan tenaga keschatan yang melayani pasicn melalui cuci tangan yang cfektif, jika perlu memakai sarung tangan, masker dan baju pelindung pada tempat-tempat tertentu, mcnggunakan tehnik pembalutan luka yang aseptic. melindungi pasien yang rentan, meningkatkan personal hygiene dan lain-lain yang dianggap perlu untuk memutuskan mata rantai infcksi nasokomial. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif, bertujuan memperolch gambaran dan hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku terhadap upaya pencegahan infeksi post operasi. Desain penelitian Cross Sectional Study. Populasinya adalah semua perawat yang bekerja di Ruang Rawat Bedah Pria dan Wanita yaitu berjumlah 34 orang, Alat pengumpulan data dalam bentuk kuesioner.
Pengujian hipotesa jika p-value > nilai a maka hipotcsa null (Ho) diterima, jika p•
value < nilai a maka hipotesa alternatif (Ha) diterima. Pengumpulan data dilakukan
tanggal 16 sampai 22 September 2008 di Ruang Rawat Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Dr Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil analisa data nilai p-value untuk umur (0,627), pendidikan (1,000), pengetahuan (0,006), masa kerja (0,834) dan spiritual (0,002). Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dan spiritual dengan upaya pencegahan infeksi, tidak terdapat hubungan antara umur, pendidikan, masa kerja dengan upaya penccgahan infeksi di Ruang Rawat bedah Rumah Sakit Umum Dacrah Dr. Zainoel Abidin. Disarankan kepada perawat agar dapat meningkatkan upaya pencegahan infeksi nasokomial terutama pada pasien post operasi dengan meningkatkan pengetahuan, spiritual dan ketrampilan melalui pelatihan-pelatihan khusus penanganan post operasi, sehingga tingkat kejadian infeksi post operasi sangat minimal atau hilang sama sckali.

Kata kunci : Perilaku dan upaya pencegahan infeksi pada pasien post operasi
Dattar bacaan 40 buah ( 1982-2006).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK