<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116939">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH   MINURAN   KOPI   ULEE   KARENG   TERHADAP  PERUBAHAN WAMA  RESIN KOMPOSIT NANOPARTIKEL DENGAN  PEMOLESAN  SEGERA DAN DITUNDA.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ria Yuliani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Waktu  pemolesan dapat  mempengaruhi sifat fisik seperti kekasaran dan kekerasan dari resin komposit. Hal tersebut diduga dapat  mempengaruhi penyerapan air oleh matriks resin  dan  dapat  menyebabkan terlepasnya filler  resin komposit schingga dapat mempengaruhi perubahan warna. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan perendaman    resin   komposit  dalam   minuman  kopi   Ulee   Kareng  dapat mempengaruhi  perubahan  warna   resin   komposit  nanopartikel.'  Penelitian   ini merupakan eksperimental  laboratoris   bertujuan   untuk   mengetahui  pengaruh&#13;
minuman    kopi    Ulee    Kareng   terhadap   perubahan   warna    resin    komposit&#13;
nanopartikel  dengan   pemolesan  segera dan ditunda.  Dua puluh  spesimen   yang&#13;
dibagi  dalam  2 kelompok yaitu kelompok  pemolesan  scgera  setelah  10 menit  dan pemolesan   yang   ditunda   sampai    24   jam   (n10).   Pemolesan   dilakukan menggunakan	Enhance (alumunium   oxide)   dengan  low   speed   handpiece berkeccpatan 15,000 rpm selama I5 detik. Setiap spesimen  direndam  dalam 5 ml minuman kopi  Ulee Kareng selama  S  hari  yang  setiap hari diganti minuman kopinya. Pengukuran  warna  sebelum   dan  setelah   perendaman  diukur menggunakan shade guide yang diamati oleh 5 orang pengamat. Hasil penelitian dianalisis secara  kualitatif  dan  kuantitatif. Secara kualitatif,  terjadi   perubahan&#13;
warna  yang bervariasi pada  pemolesan segera setelah  10 menit dan  pemolesan&#13;
yang  ditunda  sampai   24 jam.   Analisis secara kuantitatif dilakukan dengan&#13;
menggunakan uji  parametrik   t  berpasangan   dan  tidak  berpasangan.   Uij   t&#13;
berpasangan menunjukkan perubahan  warna yang signifikan antara sebelum dan&#13;
setelah perendaman dalam minuman kopi  Ulee Kareng dengan pemolesan segera&#13;
sctelah   10 menit (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116939</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-10 16:28:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-10 16:28:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>