HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE DENGAN PERILAKU PENANGANAN DISMENORE PADA SISWI MAN 3 RUKOH BANDA ACEH 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE DENGAN PERILAKU PENANGANAN DISMENORE PADA SISWI MAN 3 RUKOH BANDA ACEH 2012


Pengarang

Mira Fajarina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101020019

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dan 50% perempuan di setiap dunia mengalaminya, Penelitian di Amerika Serikat menyebutkan bahwa dismenore dialami oleh 30%-50% wanita usia reproduksi dan 10 % - 15 % diantaranya kehilangan kesempatan kerja, mengganggu kegiatan belajar di sekolah dan kehidupan keluarga, Dismenore yang timbul pada remaja putri merupakan dampak dari kurang pengetahuannya mereka tentang dismenore dan perilaku penanganan secara farmakologis maupun non-farmakologis juga dipengaruhi oleh pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang dismenorea dengan perilaku penanganan dismenore. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kolerasional dengan pendekatan penelitian cross sectional dan telrnik pengambilan sampel proporsional random sampling. Pengumpulan data dilaksanankan pada tanggaI 24 Maret 2012 dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk Dichotomous untuk variabeI independen dan Checklist untuk variabel dependen. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan siswi mengenai dismenore berada pada kategori kurang sebanyak 41 (55,4 %). Perilaku penanganan dismenore sebagian besar secara nonfannakologis yaitu sebanyak 53 orang (71,6%). Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa p-value (0,045) :s dari a (0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak artinya ada hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang dismenore dengan perilaku penanganan dismenore. Disarankan agar perawat memberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dilingkungan sekolah.


Kata Kunci : Dismenore, Pengetahuan, Penanganan Dismenore, Remaja Putri.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK