HUBUNGAN PEMAHAMAN IBU HAMIL TENTANG ANTE NATAL CARE (ANC) TERHADAP KEMAMPUAN IDENTIFIKASI RISIKO TINGGI KEHAMILAN DI POLIKLINIK KEBIDANAN BPK RSUZA BANDA ACEH TAHUN 2007 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PEMAHAMAN IBU HAMIL TENTANG ANTE NATAL CARE (ANC) TERHADAP KEMAMPUAN IDENTIFIKASI RISIKO TINGGI KEHAMILAN DI POLIKLINIK KEBIDANAN BPK RSUZA BANDA ACEH TAHUN 2007


Pengarang

Fathimi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101060022

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Antenatal care (ANG) adalah pelayanan yang diberikan oleh tenaga professional untuk ibu selama hamil sesuai standar pelayanan 5T. Motivasi ibu untuk melakukan antenatal care tidak terlepas dari pemahaman yang dimiliki ibu, karena pemahaman cenderung membawa seseorang untuk lebih mudah dalam mengenal dan mengambil suatu keputusan. Masalah yang sering ditemukan selama hamil diantaranya risiko tinggi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pernahaman ibu hamil tentang antenatal care (ANG) terhadap kemampuan identifikasi risiko tinggi kehamilan di poliklinik kebidanan BPK RSUZA Banda Aceh. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study dan menggunakan teknik pengumpulan data simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tgl 14 sId 24 Agustus 2007 terhadap 42 responden ibu hamil di poliklinik kebidanan BPK RSUZA Banda Aceh. Alat pengumpulan data berupa angket yang terdiri dari 3 bagian, yaitu: bagian A merupakan data dernografi, bagian B merupakan data pemahaman ibu hamil tentang antenatal care (ANG) , dan bagian C merupakan data kemampuan identifikasi risiko tinggi kehamilan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap bagian A menunjukkan sebagian besar ibu hamil berumur 21-36 tahun (61,90%), pendidikan SMU/sederajat (59,52%), pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (69,05%) dan gravida ke 3 (45,23%). Untuk variabel pemahaman ibu hamil tentang antenatal care (ANG) berada dalam kategori kurang (52,98%). Dan kemampuan ibu dalam mengidentifikasi risiko tinggi kebamilan berada dalam kategori tinggi (52,38%). Dari pengolahan data diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara pemahaman ibu hamil tentang jadwal kunjungan antenatal care dan pelayanan 5T, serta adanya hubungan antara pemahaman ibu hamil tentang risiko tinggi kehamilan dan upaya pencegahanya terhadap kemampuan identifikasi risiko tinggi kehamilan. Peneliti juga menyarankan untuk penelitian selanjutnya agar meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi kemampuan identifikasi risiko tinggi kehamilan.

Kata kunci : Pemahaman, antenatal care (ANC), risiko tinggi kehamilan,

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK