<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116914">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFKIASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASALAH GIZI PADA IBU NIFAS DIRNRUMAH SAKIT IBU DAN ANAK BANDA ACEH TAHUN 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rika Andriany</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Selama masa nifas ibu membutuhkan gizi yang cukup karena  gizi pada ibu menyusui&#13;
sangat  erat kaitannya  dengan  produksi  air susu, dan sangat dibutuhkan  untuk tumbuh kembang bayi.   Hasil  wawancara  dengan 5 orang ibu nifas di Rumah Sakit Ibu dan Anak  Banda  Aceh   3   diantaranya masih  mempunyai   kebiasaan   pantangan  makan seperti   tidak  boleh   makan  telur,   ubi jalar,   kangkung,   kacang   hijau  dan  tidak mengkonsumsi vitamin. Ini berarti sebagian ibu nifas masih menerapkan pantangan makan yang tidak   baik  selama  masa  nifas yang   akan  menimbulkan kurangnya&#13;
pemenuhan kebutuhan nutrisi yang baik selama masa nifas.Penelitian bertujuan untuk&#13;
mengidentifikasi   faktor-faktor  yang   mempengaruhi    pemenuhan  kebutuhan   nutrisi pada  ibu  nifas yang  melahirkan di  Rumah  Sakit  lbu dan Anak Banda  Aceh.  Desain penelitian deskriptif  eksploratif.   Teknik pengambilan sampel adalah Accidental sampling dengan 72 responden yang melahirkan di Rumah  Sakit Ibu dan Anak Banda Aceh.   Teknik   pengumpulan  data  menggunakan kuesioner  dalam    bentuk  skala dichotomy dengan  skala ukur ordinal yang terdiri dari 30 item pernyataan.  Data hasil penelitian dianalisa secara deskriptif dengan menentukan persentase baik dan kurang. Dari hasil  penelitian diperoleh pemenuhan kebutuhan  nutrisi  pada ibu nifas ditinjau dari    faktor pengetahuan berada pada  kategori  tinggi dengan   frekuensi  40  orang (55,6%), ditinjau dari  faktor pendidikan berada pada kategori tinggi dengan frekuensi&#13;
38 orang (52,8%),ditinjau dari faktor ekonomi berada pada kategori rendah dengan&#13;
frekuensi  39 orang (54,2%),  ditinjau  dari  faktor  sosio-budaya  berada pada kategori baik   dengan frekuensi 37 orang (51,4%).  Secara umum dapat  disimpulkan bahwa masalah gizi pada ibu nifas di Rumah  Sakit Ibu dan  Anak Banda Aceh  Tahun 2012&#13;
pada kategori kurang dengan frekuensi 41  orang (56,9,2%).&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci           :   faktor pengetahuan, pendidikan, ekonomi, sosio-budaya,  gizi, ibu&#13;
nifas&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116914</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-09 14:54:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-09 14:54:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>