<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116860">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN ARSITEKTUR BACKEND MICROSERVICE PADA TWIBBONIZE.COM DALAM UPAYA MENGATASI JUMLAH TRAFIK YANG TINGGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD MULQAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Informatika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Twibbonize.com adalah platform global yang memfasilitasi pembuatan, berbagi, dan penemuan kampanye oleh individu dan organisasi di seluruh dunia. Didirikan pada awal tahun 2020, platform ini telah mencapai pencapaian signifikan dengan lebih dari 2,4 juta pengguna terdaftar dan banyak kampanye yang terdaftar hingga Agustus 2022. Namun, pertumbuhan pesat ini membawa tantangan baru dalam meningkatkan performa dan skalabilitas aplikasi server-side , terutama dengan menggunakan teknologi terkini yang belum umum diadopsi. Penelitian ini mengambil pendekatan eksperimental untuk mengatasi tantangan ini dengan membangun dua jenis arsitektur yang berbeda yaitu arsitektur monolith dan arsitektur microservice . Tujuan utamanya adalah membandingkan performa antara kedua arsitektur ini dan melihat bagaimana arsitektur tersebut menghadapi beban trafik yang tinggi. Hasil uji coba load testing mengungkapkan bahwa 30 request per detik (RPS) adalah batas maksimum yang dapat ditangani oleh perangkat keras yang digunakan. Oleh karena itu, uji coba load testing pada kedua arsitektur dilakukan dengan RPS yang lebih rendah, yakni 25 hingga kurang dari 30. Hasilnya menunjukkan bahwa arsitektur microservice memberikan performa yang lebih baik bahkan dengan sumber daya yang lebih efisien. Arsitektur microservice mampu menangani hingga 6.000 request * 3 tanpa ada kegagalan, sedangkan arsitektur monolith dengan jumlah request yang sama mengalami kegagalan hinggal 7,89 persen dari total request . Selain itu, implementasi arsitektur microservice memfasilitasi distribusi sumber daya yang lebih efisien. Penelitian ini memiliki implikasi signifikan dalam meningkatkan performa dan skalabilitas situs web Twibbonize.com yang dihadapkan pada trafik yang tinggi. Temuan ini dapat menjadi dasar berharga untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang arsitektur sistem dan manajemen trafik di lingkungan web yang memiliki skala besar dan kompleksitas yang semakin meningkat. Penelitian ini juga dapat menjadi panduan bagi platform serupa yang menghadapi tantangan dalam mengelola pertumbuhan dan beban trafik yang tinggi di masa depan.&#13;
Kata Kunci: Twibbonize.com, Perancangan Arsitektur Backend , Arsitektur Monolith , Arsitektur Microservice , Trafik yang Tinggi, Load Testing</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116860</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-03 17:20:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-06 08:21:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>