Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA STRESSOR DI LINGKUNGAN KERJA DENGAN STATUS KESEHATAN PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SABANG TAHUN 2010.
Pengarang
Suraya putri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0807101190035
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Stressor dilingkungan kerja dapat mempengaruhi status kesehatan perawat pelaksana, karena pekerjaan perawat merupakan pekerjaan dengan resiko stressor dan tingkat stres yang tinggi. Dengan kemampuan mengelola stressor yang baik perawat dapat menjaga status kesehatan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stressor di lingkungan kerja dengan status kesehatan perawat pelaksana di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah kota Sabang tahun 2010. Penelitian ini berdesain deskriptif korelatif dan cara pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode sampling jenuh. Penelitian dilakukan pada tanggal 25 - 30 juni 2010 terhadap 36 responden perawat dengan kuesioner yang disusun dalam bentuk skala likert. Hasil penelitian menunjukkan
27,8% responden dengan stressor dilingkungan kerja yang ringan, 44,4%
responden dengan stressor dilingkungan kerja yang sedang. 27.8% responden
dengan stressor dilingkungan kerja yang berat, dan 50% responden dengan status
kesehatan yang baik dan 50% responden dengan status kesehatan yang kurang.
Pada pengujian hipotesis antara stressor di lingkungan kerja dengan status kesehatan perawat pelaksana diperoleh nilai p-value 0,000, sedangkan pada stressor intrapersonal diperoleh nilai p-value 0,008, stressor interpersonal 0,000, dan stressor ekstrapersonal 0,001 Secara umum hal ini memperlihatkan adanya hubungan antara stressor dilingkungan kerja dengan status kesehatan perawat pelaksana dan secara khusus adanya hubungan antara stressor intrapersonal, interpersonal dan ekstrapersonal dengan status kesehatan perawat pelaksana. Peneliti menyarankan kepada perawat agar dapat mengelola dan mengatasi stressor dilingkungan kerja dengan baik agar status kesehatan perawat dapat terjaga dengan baik sehingga perawat dapat melaksanakan tugasnya dalam memberikan pelayanan keperawatan yang optimal kepada klien. Dan kepada peneliti selanjutnya hendaknya meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi cara mengatasi stressor dilingkungan kcrja pada perawat pelaksana.
Kata kunci : Stressor dilingkungan kerja, Status kesehatan, Perawat
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN MOTIVASIRNINTRINSIK PERAWAT PELAKSANA DALAM MEMBERIKANRNPELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAHRNSAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2014 (AYU MULYANI, 2014)
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BANDA ACEH (USI RETNO ZULYANTY, 2021)
GAMBARAN STRES KERJA PERAWAT PELAKSANA PADA SHIFT JAGA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (IDA MAULINA, 2015)
GAMBARAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Zahratul Afra, 2017)
HUBUNGAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANARNDI RUANG RAWAT INAP BADAN LAYANAN UMUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZALNOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2008 (Atika Tri Wulandari, 2022)