<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116836">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JALAN TOL SIGLI-BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Niken Ayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pembangunan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh merupakan salah satu Program pemerintahan di era Joko Widodo yang berlandaskan Peraturan Presiden 117/2015 mengenai percepatan pembangunan Jalan Tol di Pulau Sumatera. Jalan Tol ruas Sigli-Banda Aceh merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek jalan tol Sigli-Banda Aceh dibangun atas cita-cita mensejahterakan masyarakat Aceh serta pemerataan pembangunan infrastruktur. Namun permasalahan yang didapati dari pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh ini dibuktikan dengan masih sedikitnya masyarakat yang menggunakan jalan tol, tingginya tarif yang ditetapkan, serta pembangunan jalan tol ini hanya menghubungkan dua daerah yaitu hanya Sigli dan Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh serta untuk melihat hambatan dari pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh. Teori yang digunakan merupakan teori implementasi kebijakan model Donald Van Meter dan Carl Van Horn. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data primer dan data skunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi kebijakan pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh sudah berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan prosedur maupun tahapan yang ada, pembangunan jalan tol ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan seperti Pemerintah Daerah, DPR Aceh, Akademisi, serta para Stakeholders yang terlibat. Faktor pendukung implementasi kebijakan pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh yaitu sumber daya manusia maupun sumber daya finansial serta kewenangan yang memadai, komunikasi yang jelas dan konsisten, serta adanya sikap dukungan positif implementor kebijakan dan efisiensi birokrasi yang bekerja sesuai dengan tugas masing-masing. Faktor penghambat implementasi kebijakan pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh yaitu terkait pembebasan lahan, yang merupakan aspek paling utama dibalik tidak kesesuaian target yang berdampak pada pembengkakan finansial. Rencana yang sudah disusun sedemikian rupa tidak berjalan dengan semestinya karena pembebasan lahan yang lebih lama daripada semestinya, diikuti dengan dana yang sudah direncanakan menjadi lebih besar daripada yang direncanakan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Jalan tol, Sigli-Banda Aceh, Implementasi Kebijakan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116836</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-01 17:56:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-02 08:25:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>