PROSEDUR PENGELOLAAN KREDIT DALAM UPAYA PENINGKATAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA PD. BPR MUSTAQIM SUKAMAKMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PROSEDUR PENGELOLAAN KREDIT DALAM UPAYA PENINGKATAN TINGKAT LIKUIDITAS PADA PD. BPR MUSTAQIM SUKAMAKMUR


Pengarang

Mustaqim - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1101003010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (D3) / PDDIKTI : 62401

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi (DIII)., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Pengelolaan kredit sangat penting bagi lembaga keuangan terkait dengan
pengelolaan dana yaitu mulai dari kredit disalurkan sampai dengan kredit tersebut
lunas, sehingga apabila pengelolaan dilakukan dengan maksimal maka risiko kredit
macet dapat dihindarkan sehingga likuiditas BPR meningkat. Melakukan
pengelolaan kredit berarti melaksanakan fungsi–fungsi manajemen, dimulai dari
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan kredit. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengelolaan kredit yang diterapkan BPR dan
mengetahui bagaimana pengelolaan kredit yang efektif untuk meningkatkan
likuiditas BPR. Pengelolaan kredit yang diterapkan pada BPR ini masih kurang
efektif, masih ada kinerja BPR yang belum optimal. Wilayah kerja yang dimiliki
BPR masih kurang luas, analisis yang digunakan dalam menganalisis calon nasabah
dalam prakteknya hanya menerapkan prinsip character dan collateral, dan pada
tugas account officer terjadi penumpukan tugas. PD. BPR Mustaqim Sukamakmur
sebaiknya menambahkan wilayah kerja agar dapat bersaing dengan perusahaan
sejenis di sekitar. BPR dalam menganalisis calon nasabah sebaiknya menerapkan
keseluruhan prinsip 5C (character, capacity, capital, collateral, dan condition of
economi) agar analisis yang dilakukan lebih efektif.
Pengelolaan kredit yang dilakukan bank untuk menekan kenaikan NPL (Non
Performing Loan) sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku, di mana tahapan-
tahapan yang dilakukan sangat terstruktur. Namun, tingkat likuiditas BPR masih
rendah dimana NPL masih berada di atas standar ketentuan Bank Indonesia, tahapan-
tahapan pengelolaan kredit yang dilakukan pihak BPR yang dimulai dari pengawasan
kredit, restrukturisasi, writte off (hapus buku), serta agunan yang di ambil alih sudah
dilaksanakan dengan baik melalui pertimbangan yang dilaksanakan manajer kredit
serta manajer risiko agar prospek pengelolaan kredit yang berpengaruh terhadap
likuiditas bank dari segi NPL dapat terkontrol dengan jelas.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK