<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116784">
 <titleInfo>
  <title>INTEGRASI EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA ASEAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURJANNAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Doktor Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Selama dekade terakhir Integrasi Ekonomi telah menjadi fenomena nyata di kawasan ASEAN. ASEAN telah memulai integrasinya di bidang ekonomi secara terukur sejak tahun 1992 dan dalam format integrasi yang lebih komprehensip dan dengan visi yang lebih jelas. Dengan adanya kerjasama ekonomi regional ini ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ASEAN. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh integrasi (intratrade) terhadap pertumbuhan ekonomi negara kawasan ASEAN, dan variabel penentu pertumbuhan lainnya adalah modal, tenaga kerja, modal manusia, pengendalian korupsi, dan interaksi antara pengendalian korupsi dan integrasi regional. Hasil penelitian tanpa moderasi, menemukan bahwa modal dan tenaga kerja, yang menjadi fungsi dasar pertumbuhan ekonomi, hanya modal berpengaruh positif dan signifikan dan human capital, integrasi (intratrade), dan pengendalian korupsi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan. Hasil estimasi dengan moderasi menemukan bahwa komponen utama pertumbuhan ekonomi hanya modal yang berdampak signifikan. Berikutnya human capital dan pengendalian korupsi secara terpisah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil dalam interaksi antara pengendalian korupsi dan integrasi menemukan tanda negatif dan tidak signifikan. Sementara inflasi ditemukan berdampak negatif signifikan, kenaikan inflasi akan menghambat pertumbuhan ekonomi dinegara ASEAN. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Pertumbuhan ekonomi, integrasi (intratrade), Pengendalian korupsi, Tenaga kerja, Modal manusia&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116784</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-24 12:10:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-25 08:54:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>