<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116781">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESELAMATAN JALAN DAN PERSEPSI PENGGUNA JALAN BANDA ACEH - KRUENG RAYA (SEGMEN KR. CUT - PINTU TOL BAITUSSALAM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afzal Mustaqim Dm</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan Banda Aceh - Krueng Raya merupakan Jalan Nasional serta jalan Arteri Primer yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh. Keberadaan jalan ini menjadi vital disebabkan karena merupakan akses utama menuju Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) dari perkotaan dan menunjang kelancaran distribusi barang yang melalui pelabuhan laut Malahayati. Berdasarkan referensi penelitian terdahulu menyatakan bahwa penyebab kecelakaan pada ruas Jalan Banda Aceh - Krueng Raya adalah kombinasi antara faktor fisik dan lingkungan jalan. Jumlah penggunaan Jalan Banda Aceh – Krueng Raya (Pintu Tol Baitussalam) terbilang cukup tinggi mengingat daerah tersebut merupakan daerah pemukiman, perdagangan, dan akses menuju Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh), sehingga adanya kemungkinan konflik lalu lintas antara sesama pengguna jalan yaitu kendaraan berat dan kendaraan lainnya pada satu ruas jalan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi geometrik dan persepsi pengendara yang pernah melewati atau berdomisili di sekitar ruas jalan tersebut baik sebelum dan sesudah Pintu Tol Baitussalam tersebut beroperasi. Penelitian menggunakan survei geometrik dan penyebaran kuesioner kepada 290 responden. Data kuesioner diolah menggunakan metode permodelan analisis faktor Principal Componect Analysis (PCA). Hasil dari pengamatan diperoleh kondisi geometrik jalan pada sebagian besar segmen tinjauan telah sesuai standar keselamatan jalan, sebagian garis marka mulai memudar dan ada yang sudah tidak terlihat, rambu lalu lintas masih sangat minim, alat penerangan jalan belum tersedia. Analisis data diperoleh faktor-faktor yang sangat mempengaruhi kecelakaan menurut persepsi pengendara yaitu keahlian mengemudi dan perilaku dalam berkendara sebesar 23,32%, faktor potensi kerusakan dan pemeliharaan fasilitas jalan sebesar 13,15%, faktor kebiasaan berkendara sebesar 7,72%, faktor kewaspadaan dan kekhawatiran terhadap konflik lalu lintas sebesar 6,64%, dan terakhir faktor kesadaran berkendara sebesar 4,68%</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116781</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-23 20:27:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-24 10:04:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>