<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116778">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITOREA TERNATEA) TERHADAP MORFOMETRI TESTIS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) MORFOMETRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fathiatur Rahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dislipidemia adalah gangguan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan atau penurunan kadar komponen lipid atau fraksi lipid dalam plasma dan dapat menyebabkan terjadinya gangguan fungsional tubuh. Dislipidemia menyebabkan terjadinya peningkatan reactive oxygen species (ROS) yang berlebihan mengakibatkan stres oksidatif yang berpengaruh pada kerusakan testis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bunga telang (Clitorea ternatea) terhadap perubahan testis tikus putih (Rattus norvegicus) yang diberikan diet pakan tinggi lemak. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan menggunakan 15 ekor tikus putih jantan berusia 2-3 dengan berat badan 100-150 g. Sampel dari penelitian ini adalah organ testis yang terdiri dari 3 kelompok dengan 5 ulangan. (K-) merupakan tikus putih normal tanpa diberi perlakuan, (K+) merupakan tikus putih dislipidemia tanpa pemberian terapi dan KP merupakan tikus putih dislipidemia yang diberikan terapi ekstrak bunga telang dosis 500 mg/kg. Pembuatan hewan uji dislipidemia dilakukan selama 2 bulan lalu diberikan terapi ekstrak bunga telang selama 20 hari secara sonde lambung. Parameter yang diamati adalah berat testis, volume testis, panjang testis, dan lebar testis. Data hasil dari parameter tersebut dianalisis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tikus putih KP dislipidemia yang diberi ekstrak bunga telang dosis 500 mg/kg berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116778</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-23 11:27:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-23 15:13:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>