<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116772">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  EKSTRAK   METANOL   AKAR  BIDURI (CALOTROPIS  GIGANTEA  L.) TERHADAP   KEMATLAN LARVA NYAMUK AEDES  AEGYPTI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fazil Amris</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Demam Berdarah DBD  adalah  penyakit infeksi disebabkon oleh virus  dengue  yang ditularkan    melalui  gigitan  nyamuk	Aedes aegypti  dan Aedes   albopictus.    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ekstrak  metanol  akar   Biduri (Colotropis gigantea   L.)  terhadap kematian larva A   aegypti   instar IV. Penelilian ini mengunakan metode Rancangan Acak   Lengkap (RAL)   Non I aktoria l dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari ekstrak metanol akar C  gigantea   L  konsentrasi 500 ppm.  1000 ppm. dan  1500 ppm. kontrol positif  (abate  100 ppm)   dan  kontrol neptif (akuades).    Data  analisis  dengan menggunakankan Analisis Varian (Anava).   kemudian dilanjutkan dengan Uji Beda Nynta Terkecil  (BNT). HIasil uji fitokimia menunjukkan   bahwa akar  C  gigantea  L.  mengandung senyawa  saponin dan kumarin, sedangkan uji hayati konsentrasi 500 ppm. 1000 ppm. dan  1500 ppm terhodap larva A  aegypti masing- masing mengalami  kematian 90 %, 100%. dan  I  uji selama  3 Jam pengamatan.dan hal yang sama Juga terjadi poda abate yaitu 100%, sedangkan   akuad    hanya.  2,5 %.  LC (Lethal  concentration)  50 pada 135 ppm dan LC 90 patin konsentrasi  502 ppm. diduga kematian terjadi karna  efek toksik dari senyawa  golongan saponin yaitu kardiak glikosid  (kardenolid)    melalui    penghambatan   kerja   enzim   N+ -K+ ATPase   tingkat intraseluler ,sehingga terjadi gangguan pernafasan  pada    sistem saraf  dan  menurunkan koordinasi otot kemudian   berakhir pada gangguan pernafasan larva. oleh  karena itu dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol akar  Biduri (C.gigantea  L.) sangat    berpengaruh terhadap  kematian  larva  A.aegyptil instar IV. dan berbeda nyata    dengan kontrol negatif ,  namun tidak berbeda nyata dengan kontrol positif,  sehingga   perlu untuk  dilakukan isolasi  dan karakterisasi senyawa  akti f  dan C gigantea    L.&#13;
&#13;
Kata  Kunci : DBD, Aedes aegypti. Calotropis   gigantea L.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116772</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-20 16:20:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-20 16:20:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>