AKTIFITAS ANTIBAKTERIAL EKSTRAK SERBUK KAYU SIWAK (SALVADORA PERSICA) TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS DAN PSEUDOMONAS AERUGINOSA. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIFITAS ANTIBAKTERIAL EKSTRAK SERBUK KAYU SIWAK (SALVADORA PERSICA) TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS DAN PSEUDOMONAS AERUGINOSA.


Pengarang

Vera Yulina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0707101070014

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Berbagai mikroorganisme dalam rongga mulut dapat menjadi patogen apabila keseimbangan tubuh host terganggu. S. mutans dan P. aeruginosa merupakan dua jenis bakteri yang dapat saling berinteraksi secara tidak langsung melalui biofilm untuk dapat menjaga eksistensi mereka dalam rongga mulut. Oleh karena itu perkembangan kedua jenis bakteri ini perlu dikendalikan untuk menekan efek yang ditimbulkan. Salah satu upaya untuk menghambat perkembangan mikroorganisrne patogen tersebut, adalah dengan menggunakan zat antibakterial. Siwak (Salvadora persica) merupakan salah satu tanaman yang komposisi didalamnya memiliki efek farmakologis sebagai antibakterial. Penelitian ini dilak:ukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak serbuk kayu siwak (Salvadora persica) terhadap pertumbuhan S. mutans dan P. aeruginosa. Metode yang digunakan untuk menguji pengaruh ekstrak serbuk kayu siwak (Salvadora persica)
terhadap S. mutan dan P. aeruginosa adalah metode difusi agar, sementara
ekstraksi serbuk kayu siwak (Salvadora persica) dilakukan dengan metode maserasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak serbuk kayu siwak (Salvadora persica) memiliki ak:tifitas antibakterial terhadap S. mutans dan P. aeruginosa. Daya hambat minimal ekstrak serbuk kayu siwak (Salvadora persica) terhadap S. mutans adalah pada konsentrasi 60% dengan nilai 12.00 mm, sedangkan daya hambat minimal terhadap P. aeruginosa terdapat pada konsentrasi 80% dengan nilai 10.00 mm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak serbuk kayu siwak (Salvadora persica) memiliki ak:tivitas antibakterial yang lebih besar terhadap S. mutans dibandingkan P. aeruginosa.


Kata Kunci : Siwak (Salvadora persica), aktifitas antibak:terial,
Streptococcus mutans, Pseudomonas aeruginosa.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK