<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116744">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN KUALITAS HIDUP  PASIEN TUBERKULOSIS PARU  YANG MENJALANI TERAPI OBAT  ANTI  TUBERKULOSIS  DI  BALAI  KESEHATAN  PARU  (BKPM)  BANDA  ACEH TAHUN 2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mawaddah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tuberkulosis paru merupakan  masalah  kesehatan  yang  sangat  tinggi  insidensinya di Indonesia  Pasien  dengan  tuberkulosis paru  yang sedang  menjalani terapi  obat anti   tuberkulosis  sangat   berdampak  terbadap    kualitas   hidupnya.   Pengukuran kualitas  hidup   pada   pasien   tuberkulosis  paru   menjacli   penting   karena   selain menimbulkan  dampak buruk  bagi  kesehatan   fisik  akibat  penggunaan   obat  anti tuberkulosis  seperti   mual,   muntah,    nyeri   perut,   dan   penyakit   kuning,     juga menimbulkan masalah psikososial   yang  dapat  mempengaruhi  kualitas  hidupnya. Penelitian    ini  bertujuan   untuk   mengetahui    gambaran    kualitas   hidup   pasien tuberku.losis paru yang  menjalani terapi obat anti tuberku.losis  di Balai  Kesehatan Paru  Masyarakat   (BKPM)  Banda  Aceh.  Jenis  penelitian  ini  adalah  deskriptif eksploratif. Teknik  pengumpulan data  menggunakan kuesioner  baku  dari  World Health Organization (WHO) dalam  bentuk skala Likert  5 poin yang terdiri  dari 26 pertanyaan   dengan  skala  ukur  ordinal.   Data  dianalisa  secara  deskriptif dengan menentukan  persentase    dengan   katagori   baik dan   lrurang.   Berdasarkan  basil peoelitian  diperoleh  bahwa kualitas  hidup pasien tuberkulosis paru yang meojalani terapi   obat   anti  tuberkulosis  berada   pada   katagori   kurang   untuk   subvariabel kesebatan     fisik,    kesehatan    psikologis,     hubungan     sosial,    dan   lingkungan. Diharapkan  kepada   perawat  untuk   dapat   memberikan  support  system  kepada pasien  tuberkulosis  paru terkait  dengan   kualitas   hidupnya,   dan  kepada   pasien tuberkulosis paru  agar  senantiasa  menjaga kesehatan  fisik, kesebatan  psikologis, hubungan  sosial dan linglrungan  agar dapat meningkatkan kualitas  hidupnya,&#13;
&#13;
Kata kunci      :  Kualitas  Hidup, Tuberkulosis Paru, Terapi Obat Anti Tuberkulosis&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116744</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-19 11:32:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-19 11:32:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>