THE RELATIONSHIP OF GROSS SAVINGS, FINANCIAL INCLUSION, REAL EFFECTIVE EXCHANGE RATE, AND LENDING RATE WITH FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN ASEAN-5 COUNTRIES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

THE RELATIONSHIP OF GROSS SAVINGS, FINANCIAL INCLUSION, REAL EFFECTIVE EXCHANGE RATE, AND LENDING RATE WITH FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN ASEAN-5 COUNTRIES


Pengarang

T. Aisya Humaida - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Taufiq C. Dawood - 197303281998031002 - Dosen Pembimbing I
Ferayanti - 198205312015042001 - Penguji
Fitriyani - 199204122018032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1901101010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Investasi Asing Langsung (FDI) telah menjadi pendorong signifikan bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di kawasan ASEAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana tabungan bruto, inklusi keuangan, nilai tukar riil efektif, dan suku bunga pinjaman dapat berdampak terhadap FDI di negara-negara ASEAN-5 dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menerapkan Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan menggunakan data panel 5 negara ASEAN: Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand pada tahun 2004 hingga 2020. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, inklusi keuangan dan kinerja riil nilai tukar efektif mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI sedangkan suku bunga pinjaman dan simpanan bruto mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap FDI. Dalam jangka pendek, inklusi keuangan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, nilai tukar efektif riil mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap FDI, sedangkan suku bunga pinjaman dan tabungan bruto tidak berpengaruh terhadap FDI. Selanjutnya, para pengambil kebijakan harus memperbaiki kebijakan FDI di beberapa negara, menjaga kondisi perekonomian negara mereka agar memungkinkan inklusi keuangan dan nilai tukar efektif yang nyata untuk mendapatkan keuntungan dari FDI, dan juga memantau nilai tersebut dengan baik.

Kata Kunci: Investasi Asing Langsung, Tabungan Bruto, Inklusi Keuangan, Nilai Tukar Efektif Riil, Suku Bunga Pinjaman, Panel ARDL

Foreign Direct Investment (FDI) has been a significant driver for economic growth and development in the ASEAN region. The purpose of this study is to examine how the gross savings, financial inclusion, real effective exchange rate, and lending rate can impact FDI in ASEAN-5 countries in the short-run and the long-run. This study applies the Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) by using panel data of 5 ASEAN countries: Indonesia, Malaysia, the Philippines, Singapore, and Thailand from 2004 to 2020. The results obtained indicated that in the long run, financial inclusion and real effective exchange rate have a positive and significant influence on FDI while lending rate and gross savings have a negative and significant influence on FDI. In the short run, financial inclusion has a positive and significant influence on FDI, real effective exchange rate has a negative and significant influence on FDI, while lending rate and gross savings does not influence FDI. Subsequently, policymakers should improve FDI policies in some countries, maintain the economic conditions of their countries to allow financial inclusion and real effective exchange rate to benefit from FDI, and properly monitor the rate as well. Keywords: Foreign Direct Investment, Gross Savings, Financial Inclusion, Real Effective Exchange Rate, Lending Rate, Panel ARDL

Citation



    SERVICES DESK