<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116723">
 <titleInfo>
  <title>RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA PERLAKUAN CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) LOKAL ACEH AKIBAT APLIKASI MIKORIZA CAMPURAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suhada</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan perlakuan campuran dan perlakuan yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun percobaan II Sektor Timur Fakultas Pertanian dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh yang berlangsung dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2022. Rancangan yang digunakan dalam penclitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok pola non faktorial yang terdiri dari 8 perlakuan yang diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Faktor yang diteliti yaitu Odeng tanpa mikoriza, Lanyoe tanpa mikoriza Super Amanado tanpa mikoriza, Lamando Lapaben tanpa mikoriza, Odeng bermikoriza, Lanyoe bermokoriza, Super Amando bermikoriza dan Lamando Lapaben bermikoriza. Dosis mikoriza yang diberikan sebanyak 10 g tanaman-1. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, panjang buah, diameter buah, bobot buah per buah, bobot buah per tanaman. Hasil Penelitan menunjukkan bahwa Perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang pada umur 30 HSPT dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 30 dan 45 HSPT dan diameter batang 45 HSPT. Kombinasi terbaik dijumpai pada genotipe Lanyoe bermikoriza pada pase tinggi tanaman dan diameter batang umur 45 HSPT, Pada diameter buah terbaik di jumpai pada Lamando Lapaben bermikoriza.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116723</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-18 10:57:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-19 09:16:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>