<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116722">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ALERGI  MAKANAN  DENGAN  STATUS  GIZI PADA  ANAK USIA  1-3  TAHUN  DI KOTA  BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aya Ayodhia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prevalensi  penyakit   alergi  meningkat   di  negara-negara  berkembang.   Prevalensi alergi  makanan  saat ini di dunia diperkirakan  4-6%  terjadi  pada anak-anak  dan  1-3%  terjadi  pada  orang  dewasa.   Alergi  makanan   memiliki   dampak   besar  akan kualitas hidup penderitanya. Diet eliminasi makanan yang ketat dan dalam jangka waktu  yang  lama  tanpa  memperhatikan  implikasi  gizi  berpotensi  menyebabkan malnutrisi   atau   kesulitan    makan   pada   anak.   Penelitian    ini    bertujuan   untuk mengetahui  hubungan  antara alergi makanan dengan status gizi pada anak usia  1-3 tahun di Banda Aceh.  Penelitian analitik  observasi  dengan  rancangan  case control yang  dilakukan  pada  80 sampel  anak  dengan  alergi  makanan  dan  80 anak  tanpa alergi  makanan  dengan  metode  consecutive sampling.   Penilaian  status  gizi  anak dilakukan   berdasarkan   berat  badan  terhadap  umur.   I  lasil  penelitian   ini   63,8% responden  kasus  alergi  makanan  adalah  usia  12-23  bulan  dan  43,8%  responden kontrol  usia 23-35  bulan.  Responden  kasus  laki-laki  60%  dan  responden  kontrol laki-laki  62,5%.  Responden  kasus dengan  gizi  baik 91,3% dan   responden  kontrol&#13;
dengan  gizi  baik  95,0%.  Hasil  analisa  uji  Chi - Square  didapatkan   (p = 0,349).&#13;
Tidak  terdapat  hubungan  antara  alergi  makanan  dengan  status gizi  pada anak  usia&#13;
I-3  tahun di  Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci: anak, alergi makanan,  status gizi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ALLERGIES - HUMANS - PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.929 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116722</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-18 10:53:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-27 10:59:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>