<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116710">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIFUNGAL MINYAK ATSIRI BUAH PALARN(MYRISTICA FRAGRANS HOUTT) TERHADAP JAMURRNCANDIDA ALBICANS SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T. Akmal Kausar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit   infeksi   merupakan  ancaman   terbesar  bagi  kesehatan masyarakat seluruh dunia.   Mikroorganisme jamur  yang   paling   sering   menginfeksi   adalah   Candida albicans.  Penggunaan  tanaman   herba   buah  pala  (Myristica fragrans  Houtt)   telah diketahui   memiliki   efek  antifungal.  Tujuan penelitian   ini adalah  untuk  mengetahui aktivitas   antifungal   minyak   atsiri  buah  pala   (Myristica  fragrans  Houtt)   terhadap jamur  Candida  albicans.   Penelitian   ini   menggunakan   Rancangan   Acak  Lengkap (RAL)  yang  dibagi  dalam 5  kelompok  yang terdiri  atas 4 kelompok  perlakuan  dan  I&#13;
kelompok  kontrol  dengan  5 kali pengulangan.  Perlakuan  P1, P2, P3 dan P4 terdiri  dari&#13;
minyak  atsiri buah pala  dengan  konsentrasi   25%,  50%,  75%  dan  100%.  Po  sebagai kontrol  negatif menggunakan tween.  Uji  aktivitas  antifungal  dilakukan  menggunakan&#13;
metode  difusi cakram.  Data dianalisis  menggunakan metode ANOV A dan dilanjutkan dengan  uji Duncan. Hasil penelitian juga dijabarkan sesuai  dengan  klasifikasi  respon hambat  menurut  Greenwood.  Hasil  uji aktivitas  antifungal diperoleh  bahwa  minyak atsiri  buah pala dengan konsentrasi 25%,  50%,  75% dan  100% masing-masing dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida  albicans  dengan rata-rata 8 mm, 16,4 mm,&#13;
21,5  mm dan 27 ,4 mm. Hasil analisis  data diperoleb  adanya pengaruh  yang nyata (p&lt;&#13;
0,05) dari pemberian minyak  atsiri buah pala dalam  menghambat pertumbuhanjamur Candida  albicans dan tidak terdapat  perbedaan  yang  signifikan  antara  minyak atsiri buah  pala  konsentrasi   50%  dengan   konsentrasi   75%  dan  konsentrasi   75%  dengan konsentrasi  100% dalam  menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Kesimpulan   dari    basil    penelitian    ini   adalah    minyak  atsiri   buah    paJa   dapat menghambat pertumbuhan  jamur Candida  albicans dan semakin  tinggi  konsentrasi minyak    atsiri   buah   pala    yang   diberikan    maka    semakin    besar  zona   hambat pertumbuhan jamur  Candida albicans.&#13;
&#13;
Kata   kunci   :     antifungal,  Candida  albicans,   minyak  atsiri   buah   pala,  Myristica fragrans Houtt.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116710</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-17 12:23:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-17 12:23:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>