<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116706">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN  STATUS  KESEHATAN  PASIEN  FILARIASIS  DI  WILAYAH  KERJA  PUSKESMASRNKUTA BARO KECAMATAN KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN 2010</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suryani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Filariasis   adalah   penyakit  yang   disebabkan  oleh   infeksi   nematode  dari  family Filariodea,  yang  cacing  dewasanya hidup  dalam  cairan  dan  saluran  limfe, jaringan ikat di bawah  kulit, dan dalam  rongga  badan. Penyakit  ini bersifat kronis  (menahun) dan   bila   tidak    mendapatkan   pengobatan   menimbulkan   cacat   menetap    berupa pembesaran kaki,  lengan  dan  alat kelamin.  Akibatnya penderita tidak  dapat  bekerja secara   optimal   bahkan   hidupnya  tergantung  kepada   orang   lain  sehingga   menjadi beban  keluarga,  masyarakat dan negara.  Pada tahun 2008  dilaporkan terdapat 11.699 kasus filariasis  di  Indonesia.   Penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui  gambaran status  kesehatan pasien  filariasis  di wilayah  kerja Puskesmas Kuta  Baro  Kecamatan Kuta Baro Aceh  Besar.  Desain  penelitian  ini menggunakan  metode  deskriptif  dan menggunakan   teknik    pengambilan   sampel    yaitu   dengan    menggunakan   teknik sampling  jenuh.  Pengumpulan data  dilakukan dari  tanggal  21  Agustus  2010  sampai dengan  24 Agustus 20 IO dengan jumlah  responden 16 orang. Alat pengumpulan data berupa   kuesioner  terdiri   dari   24  item   pertanyaan.   Berdasarkan  hasil   penelitian didapatkan bahwa  status  kesehatan pasien  filariasis  di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2010 berada pada kategori tidak  sehat sebesar  56,25%.  Untuk  variabel  status kesehatan mental  pasien  filariasis  berada pada kategori  sehat  (56,25%),  status  kesehatan social  pasien  filariasis  pada  kategori  sehat&#13;
(56,25%),   dan  status  kesehatan  dari  aspek  ekonomi   pasien  fi.lariasis  berada  pada&#13;
kategori  tidak  sehat  (62,50%).  Peneliti  menyarankan agar pasien  flariasis tetap bisa mempertahankan status kesehatannya, tidak  mengisolasikan dirinya,  dan dapat melakukan kegiatan yang  bisa  menghasilkan  secara financial  agar tidak  tergantung kepada  keluarga.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116706</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-17 11:57:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-17 12:00:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>