<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116660">
 <titleInfo>
  <title>KESIAPSIAGAAN SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) BUKESRA BANDA ACEH DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fuja Maqfirah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Geografi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyandang disabilitas merupakan kelompok berisiko tinggi saat terjadi bencana, dikarenakan keterbatasan kemampuan yang mereka miliki dan keterbatasan akses atas lingkungan fisik, informasi dan komunikasi di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan siswa dan guru SLB Bukesra Banda Aceh dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami, dan fasilitas (SLB) Bukesra Banda Aceh dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah siswa sebanyak 173 dan guru SLB Bukesra Banda Aceh sebanyak 38 dengan sampel jenis simple random sampling. Pengambilan sampel 30% dari populasi diperoleh sampel siswa 52 dan guru 12. Pengumpulan data menggunakan kuesioner baku yang dikembangkan oleh LIPI-UNESCO/ISDR dan observasi, diolah menggunakan analisis indeks. Hasil penelitian menunjukkan kesiapsiagaan siswa SLB Bukesra Banda Aceh berada pada kategori siap (71) dengan parameter: Pengetahuan dan sikap kategori siap (71,31), rencana tanggap darurat kategori siap (76,92), sistem peringatan bencana kategori siap (79,16), mobilisasi sumber daya kategori siap (66,98). Hasil kesiapsiagaan guru menunjukkan kategori sangat siap (92) dengan parameter: Pengetahuan dan sikap kategori sangat siap (91,66), rencana tanggap darurat sangat siap (93,33), sistem peringatan bencana sangat siap (100) dan mobilisasi sumber daya kategori sangat siap (90). Hasil kesiapsiagaan fasilitas sekolah SLB Bukesra pada umumnya (81,25%) telah tersedia. Disimpulkan bahwa tingkat kesiapsiagaan siswa SLB kategori siap dan guru SLB Bukesra Banda Aceh kategori sangat siap dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami. Kesiapsiagaan ditinjau dari segi fasilitas sekolah pada umumnya telah tersedia di SLB Bukesra Banda Aceh. Saran peneliti SLB Bukesra Banda Aceh terus melakukan pelatihan dan simulasi kebencanaan di sekolah untuk mempertahankan dan meningkatkan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi risiko bencana.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>363.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116660</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-10 13:07:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-17 09:39:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>