DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP KEHARMONISAN DALAM KELUARGA(SUATU STUDI DI KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP KEHARMONISAN DALAM KELUARGA(SUATU STUDI DI KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA)


Pengarang

YANNY BADRIYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0910101020011

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pernikahan usia dini adalah pernikahan di bawah usia yang seharusnya belum siap
untuk melaksanakan pernikahan. Untuk menikah ada 2 hal yang perlu diperhatikan
yaitu kesiapan fisik dan kesiapan mental. Kesiapan fisik seseorang dilihat dari faktor
ekonomi, sedangkan kesiapan mental dilihat dari faktor usia. Akan timbul
permasalahan jika pernikahan dilakukan di usia yang sangat muda yaitu menikah dini
yang secara fisik dan mental memang belum siap. Pernikahan dini cenderung terjadi
dalam kehidupan masyarakat desa yang telah berlangsung sejak dulu dan masih
bertahan sampai sekarang. Bagi masyarakat sekarang pernikahan usia dini terjadi
karena faktor ekonomi semata, faktor keinginan sendiri dan keinginan orang tua
(terpaksa). Faktor ini yang banyak terjadi di Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan
Raya. Penelitian menggunakan teori Fungsionalisme Struktural yang dikembangkan
oleh A.R. Radcliffe-Brown yang mengemukakan bahwa berbagai aspek perilaku
sosial, bukanlah berkembang untuk memuaskan kebutuhan individual, tapi justru
timbul untuk mempertahankan struktur sosial masyarakat. Penelitian ini dilakukan di
Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Jenis penelitian yang di lakukan adalah
penelitian lapangan(field research) yaitu penelitian langsung yang dilakukan di
Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Data yang didapatkan penulis
diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menemukan
bahwa penyebabnya karena faktor ekonomi, keinginan diri sendiri dan keinginan
orang tua. Harmonisnya suatu keluarga tidak mesti menikah di usia matang, tapi usia
dini keluarganya banyak juga yang harmonis. Dampak dari pernikahan dini tidak
hanya memiliki dampak negatif tetapi juga dampak positif yakni; menambah ilmu
pengalaman hidup rumah tangga dan menimbulkan rasa tanggung jawab.
Kata Kunci: Penyebab, Keharmonisan, Dampak dan Pernikahan Usia Dini.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK