<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11666">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP KEHARMONISAN DALAM KELUARGA(SUATU STUDI DI KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YANNY BADRIYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pernikahan usia dini adalah pernikahan di bawah usia yang seharusnya belum siap &#13;
untuk melaksanakan pernikahan.  Untuk menikah ada 2 hal yang perlu diperhatikan &#13;
yaitu kesiapan fisik dan kesiapan mental. Kesiapan fisik seseorang dilihat dari  faktor &#13;
ekonomi, sedangkan kesiapan mental dilihat dari faktor usia. Akan timbul &#13;
permasalahan jika pernikahan dilakukan di usia yang sangat muda yaitu menikah dini &#13;
yang secara fisik dan mental memang belum siap. Pernikahan dini cenderung terjadi &#13;
dalam kehidupan masyarakat desa yang telah berlangsung sejak dulu dan masih &#13;
bertahan sampai sekarang. Bagi masyarakat sekarang pernikahan usia dini terjadi &#13;
karena faktor ekonomi semata, faktor keinginan sendiri dan keinginan orang tua &#13;
(terpaksa). Faktor ini yang banyak terjadi di  Kecamatan  Seunagan Kabupaten Nagan &#13;
Raya.  Penelitian menggunakan teori  Fungsionalisme Struktural  yang dikembangkan &#13;
oleh A.R. Radcliffe-Brown yang mengemukakan bahwa berbagai aspek perilaku &#13;
sosial, bukanlah berkembang untuk memuaskan kebutuhan individual, tapi justru &#13;
timbul untuk mempertahankan struktur sosial masyarakat.  Penelitian ini dilakukan di &#13;
Kecamatan Seunagan  Kabupaten Nagan Raya.  Metode yang digunakan dalam &#13;
penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Jenis penelitian yang di lakukan adalah &#13;
penelitian lapangan(field research)  yaitu penelitian langsung yang dilakukan di &#13;
Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya.  Data yang didapatkan penulis &#13;
diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menemukan &#13;
bahwa penyebabnya karena faktor ekonomi, keinginan diri sendiri dan keinginan &#13;
orang tua. Harmonisnya suatu keluarga tidak mesti menikah di usia matang, tapi usia &#13;
dini keluarganya banyak juga yang harmonis. Dampak dari pernikahan dini  tidak &#13;
hanya memiliki dampak negatif tetapi juga dampak positif yakni; menambah ilmu &#13;
pengalaman hidup rumah tangga dan menimbulkan rasa tanggung jawab.&#13;
Kata Kunci: Penyebab, Keharmonisan, Dampak dan Pernikahan Usia Dini.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MARRIAGE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11666</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-15 11:02:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-22 09:47:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>