<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116642">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KINERJA SISTEM RANGKA BRESING KONSENTRIK DARI PROFIL SIKU RNTUNGGAL DAN GANDA TERHADAP BEBAN SIKLIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Haris Rinaldi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Sistem Rangka Baja Bresing Konsentrik (SRBK) adalah sistem struktur yang &#13;
memiliki kekakuan yang baik yang berasal dari elemen rangka diagonal (bresing), &#13;
sehingga disarankan untuk diimplementasikan pada wilayah rawan gempa seperti &#13;
Indonesia khususnya di Provinsi Aceh. Pada SRBK, bresing adalah disipator energi &#13;
gempa. Penelitian ini mengkaji kinerja elemen bresing SRBK terhadap beban siklik &#13;
yang divariasikan terhadap penampang tunggal dan ganda di laboratorium. Pada &#13;
penampang ganda diterapkan variasi pelat penghubung yaitu pelat kopel dan lacing, &#13;
yang dipasang untuk mengamati efek kekangan terhadap kinerja elemen bresing. &#13;
Terdapat tiga variasi penampang dan pelat penghubung elemen bresing yang diuji &#13;
di laboratorium yaitu bresing tunggal (BR1), bresing ganda dengan penghubung &#13;
pelat kopel (BR2) dan bresing ganda dengan penghubung lacing (BR3). Ketiga &#13;
bresing tersebut memiliki panjang yang sama yaitu 600 mm. Pembebanan siklik &#13;
berupa kontrol perpindahan leleh diimplementasikan pada benda uji selama 15 &#13;
siklus. Perekaman data berupa kurva histerisis beban-perpindahan dilakukan pada &#13;
benda uji dimana dari observasi yang dilakukan dapat diperoleh karakteristik &#13;
kinerja benda uji yang meliputi kekuatan, kekakuan, dan disipasi energi komponen &#13;
bresing. Analisis penampang SRBK menunjukkan bahwa penampang ganda &#13;
mempunyai nilai kekuatan tarik dan tekan paling besar, dengan selisih kekuatan &#13;
tarik penampang ganda lebih besar 200% terhadap penampang tunggal dan selisih &#13;
kekuatan tekan penampang ganda lebih besar 353% terhadap penampang tunggal. &#13;
Hasil Analisis SRBK menunjukkan bahwa kinerja kekuatan yang paling tinggi &#13;
nilainya terletak pada BR3. Kekakuan yang paling tinggi nilainya terletak pada &#13;
BR3. Efisiensi disipasi energi SRBK terhadap energi input yang paling baik terletak &#13;
pada BR3. BR2 menunjukkan Edk lebih besar 112,3 % dan BR3 menunjukkan Edk &#13;
lebih besar 252,7 % dibandingkan dengan BR1. Untuk itu pada Sistem Rangka &#13;
Baja Bresing Konsentrik berupa kekuatan, kekakuan, dan disipasi energi, dapat &#13;
ditingkatkan dengan penambahan penampang. BR3 memiliki kinerja yang paling &#13;
baik secara umum dibandingkan kedua bresing lainnya. &#13;
Kata kunci: Sistem Rangka Bresing Konsentrik (SRBK), penampang bresing, &#13;
kekuatan, kekakuan, disipasi energi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116642</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-09 11:29:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-10 09:05:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>