<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116635">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FONOLOGI TUTURAN PENDERITA AFASIA BROCA PASCASTROKE:</title>
  <subTitle>KAJIAN NEUROLINGUISTIK</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FITRI KEUMALA SARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bunyi tuturan afasia broca pascastroke, bunyi vokal dan konsonan afasia broca pascastroke, ditinjau dari kajian neurolinguistik. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang mengalami afasia broca pascastroke berjumlah empat orang. Data dalam penelitian ini adalah bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat ujar informan lewat tuturan. Pengumpulan data dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan selama 1 bulan, yaitu mulai 1-31 Desember 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, simak bebas libat cakap, wawancara, mencatat dan rekam. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bunyi-bunyi pada penderita afasia broca mengalami perubahan konsonan di awal kata, perubahan  konsonan dan vokal di tengah kata, dan perubahan konsonan di akhir kata. Kedua, bunyi-bunyi pada konsonan mengalami ketidakkonsistenan (keberaturan), penambahan bunyi di awal kata, dan penebalan konsonan di awal kata. Ketiga, bunyi konsonan mengalami bunyi zeroisasi, anaptikis,  dan monoftongisasi. Keempa, informan mengalami stroke afasia broca yang mengakibatkan saraf-saraf otot alat ujar mengalami gangguan lidah masuk ke dalam dan bibir bawah mengalami kemiringan ke kanan. &#13;
Kata Kunci: fonologi, tuturan afasia broca, jenis bunyi, artikulasi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116635</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-09 09:12:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-09 10:32:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>