<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116617">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESESUAIAN ZONA BUDIDAYA LOBSTER (PANULIRUS SP.) DI PERAIRAN KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ismail</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi  Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Industri perikanan lobster memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap penangkapan dari alam, karena itu budidaya lobster menjadi suatu kebutuhan. Perairan di Kota Sabang memiliki potensi untuk pengembangan budidaya lobster, namun  belum tersedia data tentang kondisi lingkungan perairan yang sesuai untuk kegiatan budidaya lobster. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi-lokasi mana saja yang sesuai untuk kegiatan budidaya lobster di Perairan Kota Sabang serta strategi apa yang diperlukan untuk mendukung pengembangan budidaya lobster tersebut. Parameter penelitian terbagi menjadi 3 kelompok, Geografis, Fisika-Kimia dan Parameter Pendukung. Kelompok parameter geografis dikumpulkan melalui pengamatan in situ, Parameter fisika-kimia diukur in situ dan uji laboratorium, parameter pendukung lainnya melalui pengamatan. Analisis data awal menggunakan Metode SAW (Simple Additive Weighting) dan AHP (Analysis Hierarchy Process), analisis spasial untuk menentukan kesesuaian zona budidaya lobster dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis SWOT dilakukan untuk menentukan strategi yang tepat untuk pengembangan budidaya lobster. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian untuk kelompok parameter geografis, ke-tiga lokasi stasiun penelitian termasuk kategori sangat sesuai. Hasil analisis untuk kelompok parameter fisika-kimia ketiga lokasi penelitian sangat sesuai. Hasil analisis kesesuaian untuk kelompok parameter pendukung lainnya, Lhok Krueng Raya sangat sesuai, sedangkan lokasi Teupin Sirui dan Lhok Weing termasuk kategori cukup sesuai. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian zona budidaya lobster dengan menggunakan pendekatan SIG dari semua kelompok parameter, didapatkan hasil bahwa ke-tiga lokasi stasiun penelitian termasuk kategori sangat sesuai. Hasil Analisis SWOT merekomendasikan strategi yang sesuai untuk pengembangan budidaya lobster di Kota Sabang adalah strategi SO-2 (Kekuatan dan Peluang) yakni “Memanfaatkan ketersediaan benih, permintaan pasar yang tinggi, stabilitas harga dan dukungan pemerintah dalam pengembangan budidaya lobster  di Kota Sabang”.&#13;
&#13;
Kata kunci: Analisis kesesuaian, Budidaya lobster, Kota Sabang, SIG, Strategi pengembangan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-05 17:08:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-06 09:03:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>