<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116563">
 <titleInfo>
  <title>KETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA MATERI BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMP  NEGERI 16 TAKENGON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ralia Arayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Rendahnya nilai siswa yang terkadang tidak memnuhi nilai KKM yang sesuai dengan yang sudah ditentukan sekolah membuat kita harus meninjau penyebab permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan ketidaktuntasan belajar siswa pada mata pelajaran matematika, hal- hal yang perlu dilakukan agar siswa dapat memenuhi kriteria ketuntasan belajar pada mata pelajaran matematika dan mendeskripsikan langkah-langkah yang dilakukan guru dalam menangani ketidaktuntasan belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Langkah selanjutnya yaitu memilih 5 orang subjek penelitian yang telah dikelompokkan kedalam 5 golongan yaitu golongan pertama untuk peserta tes dengan nilai 86-100 , golongan kedua untuk peserta tes dengan skor nilai 69-85, golongan ketiga untuk peserta tes dengan nilai 56-68, golongan empat untuk peserta tes dengan nilai dari 41-55, dan kelima peserta tes dengan nilai 0-40. Hasil nilai tes yang telah dilakukan kepada 40 siswa 65% siswa masih mengalami ketidaktuntasan dalam hasil belajar. Dari hasil tes serta analisis ketidaktuntasan siswa maka dapat diuraikan bahwa ketidaktuntasan yang dialami oleh siswa disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain siswa tidak memahami perintah soal atau tidak dapat mengidentifikasi soal, siswa sulit menghafal rumus yang akan digunakan, siswa tidak mengetahui proses atau langkah-langkah dalam mengerjakan soal, konsep dasar matematika siswa yang lemah dan minat belajar siswa terhadap matematika kurang. Sedangkan untuk faktor eksternal antara lain cara mengajar guru dan peran orangtua siswa. Hal yang perlu dilakukan agar siswa dapat memenuhi kriteria ketuntasan belajar pada mata pelajaran matematika yaitu dengan mengadakan pengajaran perbaikan atau remedial teaching. Langkah- langkah yang dilakukan guru dalam menangani ketidaktuntasan belajar siswa yaitu mengelompokan hasil capaian siswa, mendata materi yang tidak tuntas, mengadakan pengayaan dan remedial, refresing materi atau mengingat kembali materi, serta mengembangkan Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator.&#13;
		&#13;
Kata Kunci: Ketuntasan belajar, Kesulitan belajar, Ketuntasan Klasikal, Aljabar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116563</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 20:08:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-03 09:36:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>