<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116556">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN MODEL PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PADA MATERI KOLOID</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade Paramitha Utari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Pendidikan IPA</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model POGIL menjadi salah satu model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar dan pemahaman konsep peserta didik selama proses pembelajaran. peserta didik lebih aktif dalam setiap melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemandirian belajar peserta didik pada penerapan model POGIL di SMA Negeri 3 Langsa. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan populasi kelas XI IPA dan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yang termasuk nonprobability sampling. Sampel pada penelitian ini didapatkan kelas XI IPA 5 dan XI IPA 7 dengan memiliki karakteristik yang sama. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal test dan angket. Hasil analisis kemandirian belajar peserta didik memperoleh skor n-gain pada kelas eksperimen sebesar 50,83% dengan kategori kurang efektif dan kelas kontrol sebesar 17,74%. Hasil analisis pemahaman konsep peserta didik memperoleh skor n-gain pada kelas eksperimen sebesar 60,9% dengan kategori cukup efektif dan kelas kontrol sebesar 36,18%. Hasil uji korelasi terhadap peningkatan kemandirian belajar dan pemahaman konsep pada materi kimia sebesar -0,243 dan nilai regresi 0,0613 dengan interpretasi rendah, nilai korelasi negatif menjadikan kesimpulan dari data ini adalah korelasi yang menyiratkan kedua variabel bergerak ke arah lain. Kesimpulan dari penelitian ini kemandirian belajar dan pemahaman konsep efektif meningkat dengan menggunakan model POGIL. Tetapi, korelasi antara peningkatan kedua variabel adalah jika satu variabel naik, maka variabel lainnya turun dengan signifikansi yang sama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116556</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 15:10:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 15:55:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>