<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116528">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PEMBENTUKAN DAN TRANSMISI HARGA CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Oki Maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S2)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peranan pemasaran komoditas cabai merah berkontribusi penting dalam meningkatkan kinerja usaha tani komoditas cabai merah sebagai keseluruhannya dengan mempertimbangkan keunikan karakteristik komoditas hortikultura pada umumnya seperti mudah rusak, volumenious, produksi bersifat musiman sedangkan konsumsi terjadi sepanjang tahun. Pemasaran cabai merah dari petani sampai ke tingkat konsumen, adanya interaksi antar lembaga pemasaran menjadi penting dalam pembentukan harga. Petani penghasil masih terlihat menghadapi fluktuasi harga, khususnya pada saat panen raya, dan pedaganglah yang mempunyai akses lebih besar terhadap hal tersebut memperoleh harga yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pergerakan dan pembentukan harga cabai merah pada tingkat produsen, grosir dan konsumen cabai merah di Provinsi Aceh dan (2) menganalisis data untuk melihat simetris atau asimetris. Adapun alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) analisis deskriptif dengan melakukan grafik garis antara perubahan harga pada tingkat produsen, grosir dan konsumen pertahun dan per lima tahun; (2) analisis harga melalui Asymmetric Error Correction Model (AECM), sebelumnya akan dilakukan estimasi dengan pendekatan model Error Correction Model serta pengujian pra-estimasi sebagai berikut: uji akar unit (unit root test), penentuan data lag (ordo) optimal, pengujian data kointegrasi, uji kausalitas, analisis error correction model dan uji metode wald.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan pergerakan harga terjadi fluktuatif dari harga terendah Rp 15.000/kg sampai dengan harga tertinggi Rp 70.000/kg. Transmisi harga seimbang antara proses simetris dengan asimetris yaitu dari data harga tahun 2017-2021 rata-rata simetris terjadi antara 2 bulan sampai dengan 7 bulan sedangkan asimetris terjadi 2 bulan sampai dengan 5 bulan dari hasil tersebut terihat bahwa proses transmisi harga lebih dominan bersifat simetris. Adapun saran penelitian karena proses transmisi harga bersifat simetris lebih besar daripada asimetris maka disarankan kondisi ini dipertahankan melalui informasih di ke 3 level tingkat harga yaitu produsen, grosir serta konsumen dan juga diposisi tingkat tawar petani. Fluktuasi harga yang terjadi relatif kecil dan hal ini sebaiknya dipertahankan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL COMMODITIES</topic>
 </subject>
 <classification>338.17</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116528</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-30 22:55:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 10:14:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>