<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116522">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMAKAIAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) SERAT ABAKA TERHADAP KUAT GESER BALOK BETON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sausan Zarera</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan industri konstuksi yang ada di Indonesia berkembang sangat pesat. Dengan demikian, muncul  inovasi terbaru yang bisa dilakukan untuk perbaikan dan perkuatan struktur bangunan yaitu dengan menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada balok beton bertulang. FRP adalah salah satu jenis material ringan yang terdiri dari matrik resin polimer dan serat yang memiliki kuat tarik sangat tinggi. Penggunaan FRP sebagai material komposit pada struktur merupakan material alternatif yang banyak digunakan untuk perkuatan dan perbaikan struktur beton bertulang. Namun kelemahan dari FRP ini adalah biaya yang relatif tinggi, sehingga   diperlukan alternatif lain yang menggunakan serat alami seperti NFRP (Natural Fiber Reinforced Polymer). Metode perkuatan NFRP yang digunakan adalah dengan cara ditempelkan serat pada dua permukaan balok beton dengan perekat resin epoxy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan beban lendutan maksimum pada balok berdasarkan jumlah lapisan NFRP.Jumlah benda uji yang digunakan adalah benda uji balok yang berukuran 15 cm x 15 cm x 450 cm yang berjumlah 9 benda uji, dimana yang memakai 1 lapis ada 3 buah benda uji, yang memakai 2 lapis ada 3 buah benda uji dan benda uji yang tidak diapisi serat abaka berjumlah 3 buah benda uji. Benda uji beton silinder berukuran (150 x 300) mm sebagai quality control. Berdasarkan hasil penilitian, didapatkan lendutan yang terjadi di beton normal sebesar 5,924 mm pada saat mencapai beban maksimum 28,45 ton, lendutan yang terjadi pada BSAB LP1 sebesar 3,998 mm pada beban maksimum 25,95 ton, dan lendutan yang terjadi pada BSAB LP 2 sebesar 1,994 mm pada saat beban 29,52 mm.  Berdasarkan penelitian, posisi penempelan NFRP pada balok beton bertulang mempenaruhi peningkatan geser yang terjadi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLYMERS - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.189 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116522</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 17:06:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 16:11:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>