<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116515">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMAKAIAN NATURAL FIBER REINFORCED POLYMER (NFRP) BERBAHAN SERAT ABAKA TERHADAP KUAT GESER MURNI BETON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rouzah Mutiara Silvia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kapasitas geser beton menjadi perhatian karena kapasitas geser beton lebih rendah dibandingkan kapasitas beton dalam menahan gaya tekan serta jika beton mengalami kegagalan geser, kegagalan geser pada beton akan terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya aba-aba terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh yang diberikan oleh NFRP serat abaka pada beton terhadap gaya geser yang terjadi serta untuk mengetahui pengaruh jumlah lapisan terhadap kapasitas maksimum geser beton. Benda uji geser yang digunakan pada penelitian ini yaitu benda uji berbentuk Double L dengan dimensi 34 x 20 x 10 cm serta digunakan benda uji berbentuk silinder sebagai quality control untuk mengetahu nilai kuat tekan atau mutu pada benda uji beton tersebut. Spesimen NFRP serat abaka yang digunakan memiliki dimensi 20 x 10 cm yang dipasang pada area bidang geser benda uji Double L tersebut. Pengujian kuat geser dilakukan pada alat yang disebut Universal Testing Machine (UTM). Pengujian kuat geser beton dilakukan pada umur beton 28 hari dengan FAS rencana beton 0,4.Benda uji Double L ini memiliki tulangan θ 8 mm dan θ 6 mm Pada benda uji Double L dilakukan perlemahan di area bidang geser agar benda uji mengalami keruntuhan geser sesuai dengan perencanaan. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa penggunaan NFRP serat abaka meningkatkan kapasitas benda uji dalam menahan beban geser maksimum, peningkatan kuat geser yang dapat ditanggung betin pada beton dengan perkuatan serat abaka 1 lapis ialah sebesar 38,88%, serta pada beton dengan perkuatan serat abaka2 lapis peningkatan kekauatan geser yang terjadi sebesar 38,87%. Kegagalan NFRP serat abaka yang terjadi yaitu terdapat benda uji beton dengan kegagalan NFRP putus, dan kegagalan NFRP lepas (debonding failure).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116515</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 16:19:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 16:37:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>