<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116503">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU PETANI MILENIAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA AGRIBISNIS USAHA TANI KOPI DI KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adzkia Novisma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Petani milenial dianggap mampu menjembatani antara petani muda dengan petani yang telah lama berusahatani. Namun kondisi yang terjadi di lapangan belum terlihat karakter spesifik yang dimiliki oleh petani milenial. Petani milenial masih dianggap sebagai pilihan kedua pekerjaan dan hanya label pada generasi muda yang bekerja sebagai petani. Petani milenial harus mampu merefleksikan semangat kebangkitan dan kejayaan negara agraris sebagai jalan dan upaya pemerintah dalam menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia (Kementan, 2021). Faktor pengambilan keputusan terhadap kinerja usahatani didukung oleh perilaku petani milenial itu sendiri yang meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan petani tersebut. Hal ini diperlukan agar petani mampu meningkatkan produktifitas dan mutu dari produk yang dihasilkan. Berdasarkan hal ini, petani dituntut harus menjadi lebih pintar agar kopi yang diproduksi bermutu baik sehingga untuk menghasilkan mutu yang baik dipengaruhi oleh perilaku petani milenial dalam pelaksanaan budidaya kopi (Zainura et al, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis perilaku petani milenial dalam meningkatkan kinerja agribisnis usaha tani kopi di Kabupaten Aceh Tengah, (2) menganalisis faktor mempengaruhi perilaku petani milenial di Kabupaten Aceh Tengah dan (3) menganalisis pengaruh perilaku petani milenial terhadap kinerja agrbisnis usaha tani kopi di Kabupaten Aceh Tengah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data penelitian dijabarkan secara deskriptif dan dikelompokkan berdasarkan skor. Data dianalisis menggunakan aplikasi Smart PLS, untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani milenial dan pengaruh perilaku petani milenial terhadap kinerja agribisnis usahatani kopi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan (1) perilaku petani milenial merupakan salah satu hal untuk mewujudkan kinerja agribisnis usahatani kopi yang dilakukan dengan cara menghasilkan kopi berkualitas sesuai dengan permintaan pasar, petani juga menjaga kebersihan kebun dimana hal ini penting dilakukan untuk mengurangi serangan hama dan penyakit. Para petani di tiga kecamatan juga sering melakukan penanganan pascapanen kopi demi membantu menjaga mutu hasil produksi dan kualitas hasil produksi untuk mendapatkan harga yang tinggi, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani milenial di Aceh Tengah adalah karakteristik individu, dukungan kelembagaan eksternal, dan penggunaan internet.  Dukungan kelembagaan eksternal memperoleh rerata sebesar 3,04 yang berada pada interval &#13;
“tinggi”. Hal ini menunjukkan bahwa petani sudah mahir dalam mengakses informasi dan mengatasi berbagai permasalahan untuk melakukan usaha tani padi. Dukungan kelembagaan terdiri dari efektifitas dukungan penyuluh pertanian, kelompok tani, dan dukungan sosial. Selanjutnya penggunaan internet memperoleh rerata sebesar 3,11 yang berada pada interval “tinggi”. Hal ini menunjukkan bahwa petani telah memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi untuk memudahkan kegiatan atau aktivitas pertanian dan (3) perilaku petani milenial dapat menunjang kinerja agribisnis usahatani kopi. Berpengaruhnya perilaku petani milenial terhadap kinerja agribisnis usahatani kopi didukung oleh sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki oleh petani. Perilaku petani milenial memperoleh rerata sebesar 2,76 yang berada pada interval “sedang”. Hal ini menunjukkan bahwa petani telah dan akan menerapkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk keberlangsungan usahataninya. Kinerja agribisnis usahatani kopi memperoleh rerata sebesar 2,94 yang berada pada interval “sedang”. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan produksi dan perdagangan kopi cenderung meningkat, hasil panen/pohon kopi yang terus mengalami peningkatan perkembangan, biaya produksi/pengolahan yang ekonomis namun, dapat mendatangkan keuntungan terus-menerus dan memiliki kualitas hasil produksi yang baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FARMERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL INDUSTRIES</topic>
 </subject>
 <classification>630.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116503</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 15:06:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-02 14:54:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>