<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116495">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA PARENTAL RESILIENCE DENGAN QUALITY OF LIFE PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK CEREBRAL PALSY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZUHRO NAZIFAH CHAIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cerebral palsy (CP) merupakan kondisi yang mempengaruhi pengendalian sistem motorik yang diakibatkan adanya lesi pada otak. CP termasuk dalam kategori disabilitas yang berat dan bersifat seumur hidup,  sehingga menjadikan anak dengan kondisi CP membutuhkan bantuan orang lain dalam melakukan segala aktivitas selama hidupnya dan menjadikan anak dengan kondisi CP akan selalu bergantung kepada ibu. Ketergantungan tersebut dapat memicu munculnya gangguan psikologis berupa stres, depresi, tertekan, dan perasaan khawatir akan kondisi anak, serta kelelahan secara fisik pada pengasuhnya terutama ibu, karena ibu merupakan sosok yang memiliki peran besar dalam mengasuh anak. Gangguan psikologis tersebut dapat berpengaruh terhadap quality of life ibu sehingga dibutuhkan daya tahan dalam proses pengasuhan atau yang dikenal dengan parental resilience. Adapun tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mengetahui hubungan antara parental resilience dengan quality of life pada ibu yang memiliki anak cerebral palsy. Menggunakan metode kuantitatif jenis korelasional. sebanyak 60 ibu yang memiliki anak CP di Aceh Besar terlibat sebagai sampel penelitian dan mengisi instrumen penelitian berupa Parental Resilience Elements Questionnaire (PERQ) dan Quality of Life Autism (QoLA) – Parent version. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi (p)= 0.000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116495</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 12:19:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 14:48:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>