<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116483">
 <titleInfo>
  <title>WACANA LEGALISASI GANJA DAN EKOLOGI SOSIAL MASYARAKAT LAMTEUBA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKA ADAWIYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk  melihat wacana  legalisasi ganja dan ekologi  sosial masyarakat  Lamteuba.  Pembahasan  Penelitian  ini  berfokus  pada  pemahaman masyarakat Lamteuba terhadap tanaman ganja dan wacana legalisasi ganja. Untuk menganalisa  masalah  tersebut  peneliti  menggunakan  teori  ekologi  sosial  Uri Bronfenbrenner.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif  dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian  ini dengan cara wawancara  mendalam,  observasi  dan  dokumentasi.  Berdasarkan  hasil  dari penelitian di lapangan, pemahaman masyarakat Lamteuba terhadap tanaman ganja dipengaruhi oleh tiga sistem lingkungan sosial yaitu, mikrosistem (keluarga, teman dan  sekolah),  ekosistem  (komunitas  masyarakat)  dan makrosistem  (adat,  tradisi, budaya,  agama,  dan  aturan).  Ketiga  sistem  lingkungan  tersebut  melahirkan pemahaman masyarakat Lamteuba terhadap ganja yaitu karena ganja diperkenalkan secara regenerasi, tanaman yang sudah dikenal sejak dulu, ganja dianggap sebagai rahmat  dari  Allah  SWT,  ketakutan  terhadap  hukum  UU  anti  narkotika,  nilai ekonomis ganja, dan sosialisasi lembaga pendidikan. Adapun masyarakat merespon wacana  legalisasi  ganja  di  ekspresikan  dengan  memberikan  dukungan  kepada pemerintah  untuk segera  melegalkan  ganja  karena  masyarakat  Lamteuba  telah memiliki  pengetahuan  lokal  yang  mumpuni  terhadap  pembudidayaan  ganja. legalisasi ganja dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun daerah yaitu mensejahterakan  masyarakat,  menekankan  angka  kemiskinan,  meningkatkan pendapatan daerah, berpeluang menjadi industri farmasi. &#13;
Kata Kunci: Ekologi Sosial, Legalisasi Ganja, Masyarakat Lamteuba</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116483</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 10:38:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 11:07:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>