<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116480">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI RUANG RAWAT INTENSIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN DENGAN PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hilwa Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran  Magister Kesehatan Masyarakat</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang: Efisiensi merupakan suatu usaha optimalisasi sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan keluaran dengan maksimal. Sejak penerapan sistem pembayaran INA CBG, rumah sakit dituntut untuk melakukan menyesuaikan sumber daya dalam proses pelayanan pasien agar biaya rawatan pasien tidak melebihi tarif yang akan dibayarkan oleh BPJS. Ruang rawat intensif adalah ruang perawatan khusus yang menghabiskan banyak biaya, memerlukan peralatan yang canggih dan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus, sehingga ruang rawat intensif perlu memperhatikan efisiensi ruangannya. Data Envelopment Analysis (DEA) merupakan suatu program linear non-parametrik yang dapat mengukur efisiensi relatif melalui  pemetaan frontier produksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi, usaha dan kendala efisiensi ruang rawat intensif RSUDZA dari sisi SDM, perlatan, dan keuangan. Metode: Penelitian ini dilakukan di RSUDZA, sebuah rumah sakit pendidikan tipe A dengan menggunakan metode kombinasi kuantitatif-kualitatif dengan pendekatan sequential explanatory design. Peneliti mengukur efisiensi tiap ruang rawat intensif yakni ICU 1, ICU 2, ICCU, PICU, NICU, dan RICU dengan metode DEA menggunakan aplikasi MAXDEA Lite 2.0. Kemudian melakukan wawancara mendalam terhadap case manager dan kepala ruang rawat intensif. Hasil: Perhitungan menunjukkan secara umum ruang rawat intensif RSUDZA berada dalam kondisi efisien, kecuali ruang NICU. Disampaikan oleh kepala ruang NICU bahwa LOS NICU level 3  cukup panjang, terutama pada bayi prematur dan karena keterbatasan kapasitas ruang PICU. Dari sisi SDM, kualitas dan kuantitas dokter sudah sesuai standar. Kualitas dan kuantitas perawat belum sepenuhnya terpenuhi. Proses perawatan alat sudah sesuai standar. Proses perbaikan alat belum memenuhi standar. Tidak ada tarif khusus ruang rawat intensif, clinical pathway sulit diimplementasikan, dan coding berjalan sesuai standar. Kesimpulan: ruang rawat intensif yang tidak efisien adalah NICU. Kendala terkait efisiensi ruang rawat intensif adalah kurangnya jumlah perawat. Sulit melakukan perbaikan alat saat sedang di luar jam kerja, dan lamanya perbaikan akibat tidak tersedianya suku cadang. Tidak terlaksananya clinical pathway dan tidak ada tarif khusus ruang rawat intensif.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ruang Rawat Intensif, Efisiensi, DEA&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116480</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 10:13:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 10:59:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>