<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116478">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH STABILISASI TANAH CLAY SHALE DENGAN KAPUR TERHADAP NILAI CBR UNSOAKED RN(STUDI KASUS JALAN TOL SIGLI - BANDA ACEH STA 12+400)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Azzahra Sabrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh merupakan salah satu proyek infrastruktur penting yang sedang dikerjakan di wilayah Aceh. Pelaksanaan pekerjaan cut and fill melibatkan perubahan kontur lahan asli untuk menciptakan tinggi permukaan sesuai desain konstruksi jalan tol. STA 12+400 mengakibatkan kelongsoran di beberapa tempat. Terjadinya longsor karena di bawah lapisan tanah dasar (subgrade) adanya lapisan lunak yang mempunyai daya dukung rendah. Stabilisasi tanah menggunakan bahan tambah (additive) yaitu kapur, yang mempunyai tujuan untuk merubah sifat-sifat tanahnya, mengurangi kelunakan tanah dan juga meningkatkan daya dukung tanahnya. Pada penelitian ini menggunakan campuran kapur dengan persentase 3%, 6%, 9%, dan 12%. Untuk mengetahui daya dukung tanah clay shale maka dilakukan pengujian California Bearing Ratio (CBR) tanpa rendaman (unsoaked) bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah/tanah dasar (subgrade) dalam kondisi kering/tidak terendam dalam pembangunan konstruksi. Pengujian yang dilakukan ialah pengujian sifat-sifat fisis dan sifat-sifat mekanis dengan campuran persentase kapur. Pengujian sifat-sifat fisis terdiri diri pengujian kadar air, analisis saringan, berat jenis dan batas atterberg. Pada pengujian sifat mekanis terdiri dari pengujian pemadatan dan CBR. Dari pengujian CBR diperoleh hasil tanah asli 2,67%, pada 3% kapur memperoleh hasil 3,07%, pada 6% kapur memperoleh hasil 3,34%, pada 9% kapur memperoleh hasil 3,66% dan 12% kapur memperoleh hasil 4,14%. CBR</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116478</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 10:01:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-29 10:22:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>