<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116431">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN REGULASI EMOSI DAN PERILAKU CYBERLOAFING PADA MAHASISWA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Nadila Fahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perilaku Cyberloafing merupakan perilaku menggunakan internet untuk kepentingan non akademik yang dilakukan oleh mahasiswa ketika mengikuti perkuliahan di kelas. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan munculnya perilaku cyberloafing, salah satunya yaitu kemampuan dalam mengatur dan mengelola emosi atau yang lebih dikenal dengan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana hubungan antara regulasi emosi dengan perilkau cyberloafing pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 350 orang mahasiswa di Kota Banda Aceh. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala cyberloafing yang disusun oleh Akbulut, Dursun, Dönmez, dan Şahin (2016) untuk mengukur perilaku cyberloafing dan skala Emotion Regulation Quetionnaire (ERQ) yang disusun oleh Gross &amp; John (2003) untuk mengukur regulasi emosi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment dengan nilai signifikansi p= 0,001 dan r= 0,176 untuk dimensi cognitive reappraisal dan perilaku cyberloafing, dan p= 0,001 dan r= 0,174 untuk dimensi expressive suppression dengan perilaku cyberloafing. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara regulasi emosi baik pada dimensi cognitive reappraisal maupun dimensi expressive suppression dengan perilaku cyberloafing pada mahasiswa.  &#13;
&#13;
Kata Kunci : Regulasi Emosi, Perilaku Cyberloafing, Mahasiswa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116431</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 15:15:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 15:36:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>