<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116420">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SALINITAS TERHADAP UMUR BANGUNAN RANGKA BAJA DI ZONA TIMUR KRUENG ACEH BERDASARKAN PEMETAAN INTRUSI AIR ASIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raja Farhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan material baja sebagai komponen struktur bangunan sering mengalami gangguan dari lingkungannya berupa korosi, dimana korosi merupakan suatu proses alamiah yang berdampak pada penurunan kemampuan kinerja suatu komponen konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh laju korosi terhadap umur layan pada bangunan rangka baja di Zona Timur Krueng Aceh berdasarkan tingkatan salinitasnya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan pengujian serta pengamatan langsung terhadap objek/benda uji. Benda uji berupa baja pelat 50mm x 25mm x 5mm dengan mutu BJ45 yang telah dipotong dan diletakkan ke dalam tanah yang telah digali dengan kedalaman ± 1 s/d 2 meter selama satu bulan dalam keadaan terendam, kemudian dilakukan perhitungan menggunakan metode Weight Loss untuk mendapatkan nilai laju korosinya . Hasil yang diperoleh pada benda uji di Zona II, yang merupakan zona yang paling tinggi salinitasnya dengan hasil 6788 ppm diperoleh nilai laju korosi sebesar 0,145 mm/tahun. Pada penelitian ini elemen struktur yang ditinjau adalah kolom. Analisa sisa umur layan didasarkan pada pengurangan luasan penampang profil kolom setelah terkorosi sehingga didapat pengaruh penurunan kekuatan kolomnya dengan meninjau kembali persyaratan pada SNI 1729:2020.  Sisa umur layan bangunan rangka baja pada Zona II setelah terkorosi adalah 21 tahun . Untuk benda uji yang diletakkan Zona IV, yang merupakan zona yang paling rendah nilai salinitasnya dengan hasil 941 ppm diperoleh nilai laju korosi sebesar 0,051 mm/tahun dengan sisa umur bangunan setelah kolom terkorosi adalah 59 tahun. Penelitian ini juga menggunakan program SAP2000 untuk melihat  pengaruh variasi beban terhadap kemampuan kolom. Sehingga disimpulkan semakin tinggi laju korosi yang terjadi maka semakin berdampak buruk bagi umur bangunan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116420</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 13:28:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 14:57:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>