<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116417">
 <titleInfo>
  <title>HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN SISWA TUNALARAS DALAM PROSES PEMBINAAN KARAKTER DI SLBS RESTU PERMATA BUNDA KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhea Aurora</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komunikasi menjadi kebutuhan setiap orang, tidak terkecuali siswa yang&#13;
berkebutuhan khusus seperti tunalaras. Anak tunalaras merupakan anak dengan&#13;
karakteristik seperti tidak mampu belajar yang bukan disebabkan faktor&#13;
intelektual, tidak mampu membangun hubungan, bertingkah laku dan memiliki&#13;
perasaan yang tidak pada tempatnya, dan bertendensi ke arah simptom fisik&#13;
seperti merasa sakit dan ketakutan yang berlebihan. Sehingga mereka dikucilkan&#13;
oleh masyarakat. Anak tunalaras perlu mendapatkan pembinaan karakter untuk&#13;
memperbaiki hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan&#13;
komunikasi guru dan siswa tunalaras dalam proses pembinaan karakter. Penelitian&#13;
ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan&#13;
informan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh&#13;
melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan upaya&#13;
pembinaan karakter yang dilakukan diantaranya yaitu kegiatan olahraga, terapi,&#13;
dan berkomunikasi secara interpersonal. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 3&#13;
hambatan yang terjadi pada proses pembinaan karakter siswa tunalaras, yaitu: (1)&#13;
Hambatan fisiologis yaitu karakteristik anak tunalaras itu sendiri dan rendahnya&#13;
tingkat linieritas pendidikan guru dengan kompetensi belajar siswa, (2) hambatan&#13;
semantik yaitu terjadinya perbedaan persepsi terhadap intonasi pesan yang&#13;
disampaikan guru saat berkomunikasi dan (3) hambatan psikologis yaitu&#13;
rendahnya kemampuan siswa tunalaras dalam mengendalikan emosi yang&#13;
disebabkan buruknya komunikasi antara guru dan orang tua dalam proses&#13;
pembinaan karakter.&#13;
Kata Kunci: Hambatan komunikasi, Guru, Anak tunalaras, Pembinaan karakter</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116417</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 13:14:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 14:34:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>