<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116389">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA MENGENALKAN BAHASA ACEH MELALUI METODE BERNYANYI UNTUK ANAK USIA DINI DI TK B PAUD CINTA ANANDA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ainun Safitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PG PAUD (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia sebagai sebuah negara yang kaya akan budaya dari Sabang sampai Merauke memiliki ragam bahasa yang berbeda di setiap daerahnya yang menjadi identitas suatu daerah tersebut, salah satunya adalah Bahasa Aceh. Sejalan dengan peluncuran merdeka belajar episode 17 bertajuk revitalisasi bahasa daerah pada tanggal 22 Februari 2022 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek, dalam peluncuran merdeka belajar episode 17 dikatakan bahwa bahasa itu bukan hanya sekumpulan kata, tetapi sebenarnya itu bagian dari identitas bangsa. Sejalan dengan itu Disdikbud kota Banda Aceh meluncurkan Gerakan Sehari Berbudaya Pasti (SEDATI) Aceh pada tanggal 2 September 2022 dalam rangka memperingati hari pendidikan daerah Aceh ke-63, ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk melestarikan kembali budaya Aceh sejak dini seperti berbicara bahasa Aceh, pakaian adat Aceh, dan makanan Aceh. Masalah yang dikaji bertujuan untuk mengenalkan bahasa aceh melalui metode bernyanyi pada anak usia dini di TK B PAUD Cinta Ananda Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 3 siklus. Penelitian dilakukan di TK B PAUD Cinta Ananda Banda Aceh yang berjumlah 9 orang anak, terdiri dari 5 anak perempuan dan 4 anak laki-laki. Hasil yang diperoleh pada siklus I terdapat 9 anak dengan kategori belum berkembang (BB) dalam mengenal bahasa Aceh, pada siklus II terdapat 7 anak mencapai kategori berkembang sangat baik (BSB), 1 anak mencapai kategori berkembang sesuai harapan (BSH), dan 1 anak mencapai target mulai berkembang (MB), pada siklus III terdapat 7 anak mencapai target berkembang sangat baik (BSB), dan 2 anak mencapai kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Hasil penelitian yang diperoleh selama III siklus adalah  7 dari 9 orang anak mencapai kategori BSH dalam mengenal bahasa Aceh yaitu anak mampu menjawab pertanyaan dalam bahasa aceh, merespon perintah, dan mengulang isi lagu bahasa Aceh.&#13;
Kata kunci	: Bahasa Aceh, Metode Bernyanyi, Anak Usia Dini</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116389</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 10:01:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-27 10:05:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>