PERBEDAAN LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON-KESEHATAN DI BANDA ACEH


Pengarang

Sarah Sililya Az Badal - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Iskandar - 196706062005011006 - Dosen Pembimbing I
Syarifah Faradina - 198205062015042002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101130004

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Psikologi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami berbagai permasalahan
kesehatan mental, tetapi enggan mencari bantuan profesional ketika memerlukan
penanganan. Minimnya upaya pencarian bantuan terjadi karena kurangnya literasi
kesehatan mental, sehingga mempersulit proses penyembuhan dan berdampak pada
pemilihan penanganan yang tidak tepat. Literasi kesehatan mental penting untuk
mengenali dan mencegah gangguan mental, membantu dalam mencari bantuan untuk
diri sendiri maupun orang lain, serta untuk meningkatkan kesejahteraan mental.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan literasi kesehatan mental pada
mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 62 mahasiswa yang dipilih dengan teknik
accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan skala Mental Health Literacy
(MHL) (α=0.858). Hasil analisis data menggunakan Mann-Whitney u-test yang
menunjukkan nilai signifikansi (p)=0,397 (p>0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa
tidak terdapat perbedaan literasi kesehatan mental pada mahasiswa kesehatan dan nonkesehatan di Banda Aceh.
Kata Kunci: Literasi Kesehatan Mental, Mahasiswa, Banda Aceh

Students are a group that is vulnerable to various mental health problems, but are reluctant to seek professional help when they need treatment. The lack of efforts to seek help occurs because of a lack of mental health literacy, so that every healing process has an impact on selecting inappropriate treatment. Mental health literacy is important for recognizing and preventing mental disorders, assisting in seeking help for oneself and others, and for improving mental well-being. This study aims to determine the differences of mental health literacy among health students and non-health students in Banda Aceh. This study used a quantitative approach involving 62 students selected using an accidental sampling technique. Collecting data using the Mental Health Literacy (MHL) scale (α=0.858). The results of data analysis using the Mann-Whitney u-test with a significance value (p)=0.397 (p> 0.05). These results indicate that there are no differences of mental health literacy among health students and non-health students in Banda Aceh. Keywords: Mental Health Literacy, Students, Banda Aceh

Citation



    SERVICES DESK