<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116354">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA REGULATORY FOCUS DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA IBU YANG MENGALAMI MOM-SHAMING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Neira Salsabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Menjadi ibu dengan kesejahteraan psikologis yang baik merupakan hal yang penting sehingga dapat memberikan pengaruh terhadap tumbuh kembang anak dan kehidupan sehari-hari. Mom-shaming merupakan fenomena yang saat ini banyak diterima oleh para ibu dan dapat meningkatkan kecemasan dan rasa tidak percaya diri pada ibu. Kritik tersebut diproses oleh ibu secara berbeda-beda dan mempengaruhi regulatory focus sebagai bentuk respon terhadap kritik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat hubungan antara regulatory focus dengan kesejahteraan psikologis pada ibu yang mengalami mom-shaming. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi dan melibatkan 60 ibu primipara yang pernah mengalami mom-shaming. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposive sampling dengan menggunakan dua alat ukur berupa skala Ryff Psychological Well-Being (PWB) Scale 7-items version dan General Regulatory Focus Measurement (GRFM) Adapted for Mothers. Hasil analisis uji korelasi spearman’s rho menunjukkan nilai signifikansi (p)=0.001 (p0.05) untuk hubungan antara regulatory focus jenis prevention focus (PvRF) dengan kesejahteraan psikologis. Hal tersebut bermakna bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara promotion focus dengan kesejahteraan psikologis dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prevention focus dengan kesejahteraan psikologis.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kesejahteraan Psikologis, Mom-Shaming, Regulatory Focus&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116354</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 16:05:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 16:24:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>