<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116300">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BEBERAPA JENIS BIOCHAR DAN DOSIS BIOCHAR PADA MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO RN(THEOBROMA CACAO L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Deby Susana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Manfaat dan nilai kakao mencakup berbagai aspek, diantaranya sebagai penyedia bahan baku industri, penyedia lapangan pekerjaan, penghasil devisa negara, serta sumber pendapatan petani. Keberhasilan usaha replanting tanaman kakao  sangat dipengaruhi oleh kualitas bahan tanam yang digunakan. Salah satu cara meningkatkan kualitas dan kesuburan media tanam kakao yaitu dengan pemberian biochar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis dan dosis biochar pada media tanam terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian dilakukan di kebun Campus Experimental Site the ACIAR Project USK Darussalam, Banda Aceh. Jenis biochar yang digunakan yaitu biochar bambu, biochar kayu pulai, dan biochar tempurung kelapa dengan dosis 10 ton ha-1, 20 ton ha-1, dan 30 ton ha-1. Metode yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) non-faktorial dengan sembilan taraf perlakuan dan satu sebagai pembanding (kontrol). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali dan didapat 30 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan ditanam dengan 3 polybag sehingga didapat 90 unit percobaan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan berbagai jenis dan dosis biochar pada media tanam kakao berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang akar, volume akar, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering tanaman kakao. Perlakuan jenis biochar tempurung kelapa dengan dosis 30 ton ha-1 merupakan perlakuan terbaik dengan perolehan hasil amatan tertinggi hampir pada setiap parameter yang diamati.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116300</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 11:32:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 11:35:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>