<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="116282">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI DAN BAURAN PEMASARAN PADA USAHA MANDIRI PRODUK PREMIUM LAVENTEA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Ikhsan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Manajemen Agribisnis (D3)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Premium Laventea adalah sebuah usaha yang berfokus pada penjualan Produk Teh Lavender secara online atau digital. Hal ini mengharuskan Produk Teh Lavender untuk menggunakan strategi pemasaran pada usaha mandiri yang lebih fokus pada media sosial. Dalam strategi pemasaran, Lavender Tea harus mempertimbangkan faktor- faktor pendukung dalam era digital seperti media sosial, teknologi, dan data analytics. Dalam hal ini, media sosial seperti Instagram, dan Whatsapp dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk Lavender Tea dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan.&#13;
Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana bauran pemasaran 4p (product, price, place dan promotion), dan STP (segmenting, targeting dan positioning) pada usaha Premium Laventea. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan kuesioner pada 24 responden yang ditentukan menggunakan metode accidental sampling. Terhadap responden yang membeli produk maupun responden yang sudah pernah merasakan produk Premium Laventea. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif.&#13;
Berdasarkan hasil tugas akhir ini, usaha pemasaran produk premium laventea menerapkan marketing mix yaitu bauran pemasaran 4P (product, price, place dan promotion), dan STP (Segmenting, Targetting, Positioning). Dan dijual dengan harga Rp.10.000 per botol. pendistribusian dilakukan secara langsung dari tempat produksi. Promosi yang dilakukan melalui media sosial yaitu Whatsapp dan Instagram.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>116282</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 10:57:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-09-26 10:59:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>